PDIP tanggapi SBY: Sekarang ini saatnya semua orang mengkritik

 403 total views,  2 views today

Wasekjen PDI Perjuangan Utut Adianto mengatakan banyak orang melontarkan kritik kepada pemerintah di tahun politik. Hal ini menyikapi kritik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut orang miskin di Indonesia mencapai 100 juta.

“Sekarang ini saatnya orang semua mengkritik, saatnya semua orang,” kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/8).

Utut enggan berkomentar soal etis tidaknya kritik itu keluar dari seorang mantan Presiden Indonesia.

“Saya bukan polisi moral, biar itu terlepas beliau-beliau, itu kan pilihan, saya enggak ingin jadi polisi moral,” tegasnya.

Namun, menurut Utut, isu jutaan rakyat yang berada di bawah garis kemiskinan itu akan dijadikan bahan kampanye bagi kubu lawan Jokowi. Kubu pendukung Jokowi telah menyiapkan strategi untuk menjawab tudingan SBY dengan memakai data.

“Itu kan nanti akan dibawa saat nanti kampanye, kalau data nanti akan menjawab itu semua. Kalau semua dalam satu tahapan satu era pasti ada kurangnya ada lebihnya, itu nanti kita jawab,” tandas Utut.

Pernyataan SBY yang menyebut orang miskin di Indonesia mencapai 100 juta berawal saat berkunjung ke kediaman Prabowo Subianto pada Senin 30 Juli lalu di Kertanegara. SBY menilai, pemimpin selanjutnya harus mampu mengatasi kemiskinan.

“Kami sepakat bahwa persoalan yang dihadapi mereka itulah yang harus dijadikan prioritas pemimpin dan pemerintahan mendatang untuk mengatasinya secepat-cepatnya,” ujar SBY.

Komentar ini menuai beragam komentar, khususnya dari pemerintah. Data dari pemerintah menyebutkan, angka kemiskinan di Indonesia hanya berada di kisaran 26 juta jiwa.

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *