Pelaku Pembakaran Rumah Di Tembak Polisi Karena Melarikan Diri

 275 total views,  2 views today

Makassar-INDONESIA JAYA.

Ketemunya 1 orang eksekutor pembakaran rumah di Makassar ialah Zulkifli alias Ramma ’21’ warga Pare-pare  berhasil ditangkap di sebuah terminal yang berbeda di Kota Pare-pare Sulawesi Selatan pukul 21.00 Wita di hari Rabu 15 Agustus 2018.

Kasat Narkoba Kompol Diari Astetika, mengungkapkan bahwa pelaku beraksi beserta rekannya yang  telah ditangkap lebih dulu namanya Andi Ilham. Pada saat melakukan aksinya pelaku Zulkifli sempat meminum miras jenis Ballo.

Aksi tangkapan ini kata Diari Tim Jatanras Polrestabes Makassar juga menyita 1 unit sepeda motor matic yang fungsinya digunakan waktu membeli bensin serta mendatangi rumah korban.

“Pelaku ini sempat kabur ke Kabupaten Toraja Utara. Dan tidak lama kemudian kembali lagi ke Pare-pare. Saat ini pelaku sudah ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar,” kata Diari waktu  ditemui Sabtu 18 Agustus 2018.

Kepolisian Unit Jatanras berhasil menangkap DPO Zulkifli warga Jalan Kijang Kota Pare pare.Pada waktu penangkapan pelaku sempat melawan polisi saat dilakukan pengembangan barang bukti.

“Dimana waktu pelaku  dilakukan pengembangan barang bukti saat itu juga pelaku berusaha melawan dan melarikan diri sehingga tim Jatanras melupuhkannya,” tutur Diari

Polisi melakukan pengejaran  sampai ke Kabupaten Toraja Utara Sulsel. Setelah itu turun lagi ke kota Pare-pare pada Rabu jam 21.00 Wita malam.

“Di situlah kami tangkap. Pelaku kita akan kembangkan lagi sebab pelaku berusaha melarikan diri saat itu” jelas Diari.

Sementara Zulkifli mengaku kalau sebelum melakukan aksi pembakaran ia sempat minum minuman keras jenis Ballo. Setelah itu ia ditelpon oleh Andi Ilham alisa Ilo untuk melakukan aksi pembakaran rumah.

“Saya sama Ilo disuruh sama Ampuh. Ilo yang telpon saya. Setelah itu saya ditelpon Ilo untuk membakar rumah,” tutur Zulkifli saat ditemui di Polrestabes Makassar.

Diketahui aktor pembakaran rumah Akbar Daeng Ampuh mrnyuruh Andi Muhammad Ilham alias Ilo dan Zulkifli Amir alias Ramma untuk segera menagih utang pada Desta alias Fahri sampai terjadinya pembakaran yang mengakibatkan tewasnya 6 orang.

Ke 2 pelaku tersebut akhirnya menyiramkan bensin serta membakar rumah Haji Sanusi, yang merupakan kakek dari Fahri. Dalam peristiwa ini, 6 orang tewas terbakar hidup hidup di dalam rumah.

Fahri diketahui telah utang 9 paket sabu-sabu pada Daeng Ampuh dan total utangnya sebesar 10 juta. (Red)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *