Warga Binaan Melaksanakan Lebaran Di Rutan Tahanan

 585 total views,  2 views today

Depok-INDONESIA JAYA.

Banyaknya penghuni warga binaan dan puluhan pegawai Rutan Kelas II B Cilodong Depok sedang menunaikan Salat Idul Adha di lapangan olahraga rutan. Dari kumpulan ratusan warga binaan, terlihat juga pasangan suami istri bos First Travel Aniessa Hasibuan dan beserta Andika Surachman yang terjerat kasus penipuan umrah.

Salat yang dipimpin oleh Ustaz Abdullah Tamiayang dilaksanakan sekirar jam 06.55 WIB. Walaupun sedang berada di pagar berlapis kawat berduri, warga binaan terlihat senang untuk menunaikan ibadah.

Sebelum salat dimulai, Kepala Rutan Kelas II B Cilodong Depok Sohibur Rachman mengatakan beberapa pesan kepada warga binaannya yang akan menunaikan Salat Ied, yaitu meminta agar warga binaan ikhlas dan tulus menjalani masa hukuman sampai bebas serta bisa diterima kembali di masyarakat.

“Semua harus bisa mengambil hikmah selama ada di dalam rutan, jangan putus harapan. Tunggu waktunya tiba anda dapat kembali dan diterima di masyarakat. Pada saat itulah anda siap menjadi warga yang lebih baik,” kata Sohibur di Rutan Cilodong, Depok, Rabu 22 Agustus 2018.

Kini saatnya melaksanakan pemotongan sapi dan kambing

Sohibur mengatakan juga pada saat lebaran Idul Adha tahun ini, kenaikkan jumlah hewan yang disembelih, yaitu 4 ekor sapi juga 23 ekor kambing yang pada waktu sebelumnya 1 ekor sapi juga 9 ekor kambing. Dari semuanya ini dirinya sangat amat berterima kasih kepada donatur dan juga warga binaan yang turut bersedia menyumbangkan hewan kurbannya untuk disembelih

“Saat ini jumlahnya bertambah, waktu tahun lalu sapi hanya 1 ekor, tapi saat ini sapi ada 4 ekor. Kambing juga ikut bertambah dan sekarang ada 23 ekor. Jadi saya berharap setelah habis makan-makan nanti jangan lupa harus siap-siap obat darah tinggi, takutnya habis makan nanti kena darah tinggi semuanya,” paparnya sambil ketawa.

Ia juga menerangkan, bahwa pemotongan hewan kurban di dalam rutan Cilodong ini dilakukan sejumlah warga binaan, mereka saling bantu satu sama yang lain untuk memotong serta menyiapkan menghidangkan daging kurban untuk di nikmati bersama.

“Warga binaan terlibat di dalam pemotongan hewan kurban sampai semuanya selesai. Setelah itu daging kurban  dimasak dan dibuat sate juga dimakan bersama warga binaan juga,” tuturnya.

Pendapat Sohibur, Idul Adha adalah 1 momen yang dinanti nantikan warga binaan sebab dapat menikmati sajian seperti ada di rumah. Beliau juga berharap daging hewan kurban yang disembelih ini dapat dikonsumsi bersama warga binaan lainnya.

“Momen seperti lebaran Idul Adha ini membuat warga binaan tidak akan lagi ada batasan, semua merasakan seperti berlebaran dirumah, bercanda dengan warga binaan lainya Juga dagingnya bisa di nikmati bersama-sama,” tuturnya. (Kusmono)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *