Paus Fransiskus Menyebut Perlakuan Skandal Seks Sangat Menjijikkan

 373 total views,  2 views today

DUBLIN-INDONESIA JAYA.

Perlakuan Pastor mengenai skandal seks terhadap anak-anak membuat Paus Fransiskus jijik.

Kemarahan Paus dituangkan di hadapan umat Katolik di Irlandia.

“Saya tidak dapat mengakui skandal keji yang terjadi di Irlandia, pelecehan terhadap anak-anak ini dilakukan oleh anggota-anggota gereja yang tidak bertanggungjawab pada pendidikan dan perlindungan mereka,” tutur Paus dalam resepsi kenegaraan di Dublin Castle yang ikut dihadiri sejumlah petinggi.

“Kegagalan otoritas gereja uskup, para pengawas keagamaan, pastor serta lainnya untuk menangani kejahatan menjijikkan ini secara memadai telah menimbulkan kemarahan dan  menjadi rasa malu serta kepedihan bagi komunitas Katolik,” paparnya.

Dalam usaha untuk mengatasi kemarahan dunia tentang skandal pelecehan seks ini, Paus Fransiskus mengatakan apa langkah yang sudah diambil pendahulunya, Paus Benediktus, untuk mengatasi krisis tersebut.

Walaupun begitu, Benediktus tidak mengakui kekeliruan Vatikan yang sudah menutupi skandal itu, dan Fransiskus juga belum memberikan rencana langkah baru yang akan segera diambilnya untuk menghukum uskup yang gagal meilndungi umat paroki mereka.

Paus Fransiskus berkomitmen untuk mencari tahu secara mendalam gereja ini terlepas dari biaya moral dan juga  penderitaan yang akan ditimbulkan.

Irlandia sudah banyak perubahan sejak lawatan Paus John Paul II tahun 1979 lalu, serta menjadikan lebih sekuler  terungkapnya skandal pelecehan seks kleh pastor mulai tahun 2005 lalu.

Ratusan ribu orang berniat akan datang untuk menemui Paus, termasuk para demonstran yang sudah ada rencana akan melakukan aksi protes.

Korban pelecehan seks, keluarga serta para pendukung mereka mengatakan kepada Paus Fransiskus untuk melakukan lebih banyak hal daripada sekedar melangsungkan pertemuan tertutup dengan sekelompok petinggi terpilih.

Dalam konferensi yang disponsori Vatikan hari Jumat 24 Agustus 2018, seorang petinggi terkemuka di Irlandia, Marie Collins, mengungkapkan Gereja Katolik harus segera membentuk “struktur yang kuat” agar meminta pertanggungjawaban pastor yang berlebihan.

Vatikan mengumumkan bahwa Paus Fransiskus akan segera bertemu dengan sejumlah korban pelecehan seks oleh  para pastor dan mengatakan bahwa ia juga akan datang segera ke Katedral Saint Mary di Dublin untuk mendoakan para korban. (Lukas)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *