Pembegalan Menewaskan Mahasiswi Bandung

 396 total views,  2 views today

BANDUNG-INDONESIA JAYA.

Pembegalan sering terjadi di tempat sepi,inilah korban bernama Shanda Puti Denata 23 tahun.Dimana kor‎ban meninggal dunia karena aksi begal di Kota Bandung, korban diketahui adalah mahasiswi di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung.

Korban adalah mahasiswi yang mengambil jurusan Fashion Design, angkatan 2013. Berita duka  meninggalnya mahasiswi  Shanda ini di info pada Jumat 31 Agustus 2018, di media sosial facebook STTT Bandung. Dari keterangan itu, pihak universitas mengucapkan turut berduka cita atas anak didiknya.

Di tengah sibuknya kegiatan  kampus pada pertengahan tahun akademi 2018, kami terheran dengan kedatangan kepolisian polrestabes bandung yang mengabarkan bahwa telah terjadi musibah yang menimpa salah 1 anak didik kami, Shanda Puti Ananda, mahasiswi fashion design angkatan 2013.

Kejadian mahasiswi Shanda dan juga temannya terjatuh dari motor yang dikendarainya setelah menjadi korban pembegalan di Jalan cikapayang kota bandung kamis 30 agustus 2018 sampai mengalami keseriusan di bagian kepala yang di sebabkan terbentur jalan hingga harus menjalani perawatan intensif di RS. Borromeus.

Di hari Jumat dini hari kami menerima kabar bahwa Shanda telah menghembuskan nafas terakhirnya.

Kejadian begitu cepat, hingga membuat pilu di hati dan dimana batas kemanusiaan pembegalan ini.Perkara ini harus segera di proses,agar tidak terjadi jatuh korban lagi.

Melalui kabar ini kami segenap universitas akademika politeknik STTT bandung memberikan peringatan keras yang keji apa yang dilakukan oleh pelaku pembegalan, mendukung dari pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas kejadian ini, serta menangkap pelakunya ke meja hijau untuk dihukum seberat-beratnya.

Peristiwa ini tidak dapat dihindari, akan tetapi kita dapat memperkecil kesempatan terjadinya resiko yang sama, mengurangi aktivitas di luar rumah di jam rawan begal,perampokan dan sebagainya juga yang terpenting terus waspada terhadap jalan sekitar.

Shanda Puti Denata 23 tahun mahasiswi yang keadaan kritis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada ju’mat 31 agustus 2018.

Shanda semester akhir ini, sudah mendapatkan penanganan di ruang ICU setelah di rawat di IGD RS boremeus bandung, karena luka di bagian kepala.

Korban menghembuskan nafas terakhirnya pada malam tadi pukul 24.00 WIB. Diketahui bahwa korban meninggal dunia karena luka pada kepalanya, kejadian terjadi karena korban di tarik dari belakang hingga terjatuh membentur di aspal “geger otak”.

Dari aksi adanya pembegalan, polisi segera langsung menuju ke TKP serta korban yang mengetahui kejadian.

“‎Kita sudah buat team anggota supaya bekerja lebih lagi di lapangan, serta berusaha agar pelaku dapat di tangkap,” tutur Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Yoris Maulana waktu ditemui di polsekta coblong, ju’mat 31 agustus 2018.

Hasil sementara penyelidikan, Yoris mengungkapkan bahwa saat ini, ia sudah mengantongi beberapa baik dari keterangan saksi di tempat kejadian dan juga hasil dari TKP kejadian‎, di kawasan jalan pasupati, termasuk cctv.

“Diketahui pelaku berjumlah 2 orang. “identitasnya” selanjutnya kita sebar ke jajaran kepolisian setelah dapat,” ‎katanya.

“‎Kami dari kepolisian menyampaikan turut ikut berduka cita yang sebesar-besarnya. (Yudi S).

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *