Tertangkapnya Pelaku Pengedar Sabu Sabu Dan Ganja

 307 total views,  2 views today

JAKARTA-INDONESIA JAYA.

Pihak kepolisian Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran Reserse Narkoba Polri sudah menangkap 784 pelaku tindak pidana narkoba semua 595 kasus di seluruh Indonesia sejak tanggal 1 sampai dengan 7 September 2018.

“Dalam 1 bulan tersebut, kami telah berhasil menyita 75 kg ganja, 53 kg sabu sabu, 12.000 butir psikotropika, 539 butir ekstasi serta jenis narkoba lainnya,” tutur Brigjen Eko Daniyanto di jakarta, sabtu 08 september 2018.

Semua penangkapan dan pengungkapan kasus ini adalah hasil kerja sama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Reserse Narkoba Polri dan jajaran Badan Narkotika Nasional “BNN” agar menghentikan peredaran narkoba di negara Indonesia.

“Total narkoba yang disita oleh pihak polisi 1 bulan ini saja, kami sudah dapat mencegah barang haram yang sudah merusak sekitar 300.000 ribu orang Indonesia,” kata Eko.

Namun pada hari Jumat 07 September kemarin serta di depan para wartawan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri merilis sitaan 19 kg narkoba jenis sabu dari 3 kasus yang sudah dikatakannya.

Kepala Tim Narcotics Investigation Center “NIC” Bareskrim Polri AKBP Gembong Yuda merinci, pada kasus pertama sudah terungkap pada tanggal 28 Agustus 2018. Dalam perkara ini, penyidik menyita 3 kilogram sabu serta menangkap 2 tersangka yaitu WC Hong “WNA Malaysia” juga seorang WNI berinisial MR.

Barang haram sabu ini diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia dengan dikemas di dalam bungkus teh serta dibawa ke hotel di daerah Gunung Sahari, Jakarta Utara.

Barang haram berupa sabu sabu ini selanjutnya disimpan di kotak safety box di kamar hotel yang sudah dipesan. “Kamar hotel dipesan melalui online.  Namun yang anehnya kamar dipesan akan tetapi tidak ditempati, tapi sebagai drop barang saja,” kata Gembong Yuda.

Berikutnya kasus ke 2 ketahuan pada tanggal 01 September 2018. Dari pihak team penyidik telah menangkap seorang pengedar sabu bernama Imanuel di Cluster Faraday, Serpong, Tangerang, Banten. Sebanyak 4,6 kg dan barang haram sabu ini diamankan penyidik di rumah tersangka Imanuel.

Dalam perkara ke 3, penyidik menyita 11,4 kg sabu sabu dari 3 tempat yang berbeda, yakni Kendari “Sultra”, Makassar “Sulsel_, serta Batam pada tanggal 28 sampai 30 Agustus 2018.

Banyaknya sabu asal malaysia itu maunya akan disebar ke beberapa kota di Indonesia. ” Barang sabu dari malaysia ini dibawa ke batam, terus dibagi bagi agar dapat dibawa ke jakarta, kendari, dan makassar,” ucapnya.

Perkara ini, penyidik sudah menangkap 5 tersangka yaitu Hendri alias Apen, Cai Hok alias Ahong, Budhi Hariawan, serta 2 perempuan yang bernama Enda dan Yessy Intan.

Sementara Cai Hok merupakan mantan napi Lapas Kelas II Tanjungpinang meninggal dunia dikarenakan melawan para saat ditangkap polisi. “Cai Hok ini adalah pengendali,” katanya. (Irawan)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *