Polisi Berhasil Grebek Tarung Sambung Ayam

 703 total views,  2 views today

SURABAYA-INDONESIA JAYA.

Polres pelabuhan tanjung perak (KP3) menggerebek arena judi sabung ayam di daerah dukuh bulak banteng kenjeran, minggu 07 oktober 2018.

Dalam penggerebekan yang dilaksanakan pukul 09.00 WIB polisi berhasil menangkap 45 orang dan ada 1 orang tewas dalam penggerebekan tersebut.

Korban meninggal diketahui bernama Taufik (44) warga Jalan Wonosari Lor Baru Gg 8 Surabaya.

Menurut saksi mata yang identitasnya minta di samarkan sebut saja UK mengatakan,pada saat aparat menggerebek puluhan orang yang berada dilokasi langsung lari terbirit-birit menyelamatkan diri masing-masing.

“korban terjatuh, dan terinjak oleh orang-orang yang berusaha meloloskan diri dari kejaran petugas hingga akhirnya Taufik sekarat,” ucap saksi mata.

Saksi juga menambahkan, bahwa korban mengalami luka di kepala sebelah kanan yang diduga terjatuh dan terinjak-injak kaki penjudi lainnya.

“Ada luka dikepala yang sangat fatal sebelah kanan mungkin karena kena injakan tadi,” imbuh saksi mata hingga Taufik meninggal dunia.

Petugas kepolisian sudah berusaha menolong untuk menyelamatkan nyawa korban dengan membawa ke puskesmas terdekat Jalan randu, namun sebelum sampai ke puskesmas korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolres pelabuhan tanjung perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menjelaskan, bahwa dari data kepolisian para pelaku penjudi dari Kota Surabaya dan 3 di antaranya berasal dari kota garam madura.Disini membuat sambung ayam tersebut sangat meresahkan warga sekitar.

“Kegiatan ini sangat meresahkan warga sekitar ujar nara sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Berdasarkan informasi tersebut kami tim Reskrim polres pelabuhan tanjung perak melakukan penggrebekan,” Ujar Agus.

Selain menangkap 45 tersangka polisi juga mengamankan barang bukti 20 ekor ayam jago, 57 unit motor, 6 mobil, salah 1 mobil berplat merah yang diduga milik oknum pemerintahan, uang Rp 20 juta dan 3 sobekan kertas yang diduga rekapan judi.

“Petugas menggerebek lokasi yang saat itu ramai didatangi penjudi sekelompok orang ini menggunakan sabung ayam dan uang untuk taruhan judi ” tambah AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Puluhan orang tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui peran dari masing-masing pelaku.

Mereka terancam Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara” pungkasnya. (tkno/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *