Penutupan Padepokan Dimas Kanjeng

 315 total views,  2 views today

PROBOLINGGO-INDONESIA JAYA.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten probolinggo kembali , menggagas penutupan Padepokan dimas kanjeng taat Pribadi di desa wangsal kecamatan gading, kabupaten probolinggo. Senin 05/11/2018.

Penutupan tersebut merupakan tindak lanjut dalam rapat koordinasi pihak dengan polres probolinggo dan sejumlah ormas, dalam rapat tersebut disepakati oleh Majelis Ulama Indonesia jawa timur segera berkoordinasi dengan polda dan gubenur jawa timur .berdasarkan data yang di peroleh (MUI) kabupaten probolinggo.

Sekitar 300 orang pengikut yang masih berada di dalam padepokan,dan sebagian pengikut dimas kanjeng taat pribadi juga ada yang kos atau kontrak di rumah penduduk sekitar. Jika padepokan di biarkan terus menerus takutnya menjadi problem di ketahui,guru besar padepokan dimas kanjeng taat pribadi pada 01 Agustus 2017 lalu telah di vonis hukuman 18 tahun penjara.

Kanjeng dimas taat pribadi di vonis melanggar pasal 340 KUHP dan pasal 55 KUHP  pembunuhan berencana.dan kini taat pribadi masih menjalani sidang di PN surabaya dengan kasus lain penipuan (Cholik/CT)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *