Tanggul Bengawan Solo Di Lamongan Ambles

 263 total views,  2 views today

LAMONGAN-INDONESIA JAYA.

Bantaran bengawan solo yang melewati wilayah lamongan kembali sliding atau mengalami penurunan tanah. Kali ini, tanggul yang sliding tersebut berada di dusun glogok, desa sumberwudi, kecamatan karanggeneng.

Kepala UPT Dinas pengairan kecamatan karanggeneng, Matnawi mengatakan dari pengukuran yang dilakukan oleh tim UPT Dinas pengairan bantaran yang mengalami sliding lebarnya mencapai 1 meter dengan panjang kurang lebih 100 meter dengan kedalaman 3.50 meter.

“Jarak penurunan tanah dari retakan ke debit air kurang lebih 2 meter sepanjang 30 meter dengan kedalaman 4,5 meter,” ujar Matnawi, Senin (5/11/2018).

Kapolsek karanggeneng AKP Syaifuddin yang meninjau lokasi mengatakan kejadian ini perlu diwaspadai, karena sliding adalah pecahan tanah yang terus bergerak. Apabila debit air di sungai bengawan solo terus berkurang maka pecahan tanah akan terus bertambah lebar.

“Pelebaran gerakan itu tentunya akan menggerus tanah. Dan dimungkinkan jika terjadi hujan lebat, debit air naik, sehingga rawan jebol,” ujarnya.

Saat ini, kata Syaifuddin, pihak UPT dan Muspika tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pihaknya, kata Syaifuddin, berharap agar segera ada penanganan agar tidak membahayakan.
“Kondisi saat ini, debit air di bengawan solo memang sedang surut,”jelasnya. (I Tohari/CT)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *