Dua Kabinet Menteri Pemerintahan Jokowi Jusuf Kalla Berkunjung Di Solo

 277 total views,  2 views today

SOLO-INDONESIA JAYA.

Dua menteri kabinet kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla kembali berkunjung ke Solo. Mereka pun memamerkan keberhasilan pemerintahan Jokowi saat menjadi pembicara dalam dialog Nasional Indonesia Maju di Diamond Convention Center, sabtu (10/11/2018).

Kedua menteri itu adalah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Acara dihadiri oleh masyarakat yang menjadi peserta dialog nasional adalah mereka para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Perhubungan Budi Karya menyampaikan fokus pembangunan bukan hanya di infrastruktur saja namun juga di berbagai bidang.

Halil itu sudah menjadi komitmen pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat dari berbagai sisi. Bukan hanya infrastruktur saja, namun juga membangun pasar desa, bumdesa, tambatan perahu, irigasi dan sebagainya,” papar Budi.

Walikota solo FX Hadi Rudyatmo pimpin pembangunan pasar darurat pasar legi. Material manfaatkan bekas pasar drurat pasar klewer. Selama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla pemerintah selain membangunan jalan tol, juga membangun 5.220 unit pasar desa, 123.145 km jalan desa, 791.145 m jembatan, 1.972 unit embung, 26.070 unit bumdesa, 2.882 unit tambatan perahu, 3.004 unit sarana olahraga, dan 28.091 kami tambah lagi menjadi 15,5 juta KON.

Semua yang dilakukan pemerintah tentunya hanya untuk kemakmuran masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam dialog tersebut sampaikan selama masa pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla telah menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.

Penurunan angka kemiskinan salah satunya di picu adanya Program Keluarga Harapan (PKH). Angka kemiskinan bisa turun karena ada program PKH. Karena ibu-ibu cerewet, detail. Ibu-ibu itu juga peduli kepada keluarganya. Ibu-ibu kalau sama anak, inginnya kasih makan enak bukan?” tanya Puan.

Selain itu penerima manfaat PKH juga menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pada awal menjabat Presiden Jokowi memberikan 11 juta KIP. Dan saat ini sudah 19,7 anak menerimanya. Itu termasuk anak yatim piatu, siswa madrasah dan pesantren (KIP). Tahun semakin tahun semakin meningkat. Tahun 2018 ada 10 juta KPM. Nanti pada 2019 kami tambah lagi menjadi 15, 5 juta KPM.

“Ibu-ibu ke depannya bukan hanya menjadi penerima manfaat tapi bisa mandiri, menghasilkan untuk keluarga,” lanjut Puan.
Setelahnya 2 menteri juga membagi hadiah pada peserta yang hadir. Namun harus menerima tantangan terlebih dahulu (Sunar/CT).

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *