Insiden Surabaya Membara PT KAI Akui 3 Pegawai Diperiksa

 603 total views,  4 views today

SIDOARJO-INDONESIA JAYA.

Tiga pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) ikut diperiksa Polrestabes surabaya terkait musibah tewasnya 3 orang dan puluhan luka saat menonton drama kolosal ‘Surabaya Membara’ pada jumat (9/11/2018) malam.

Humas PT KAI Daop 8 surabaya Gatut Sutiyatmoko mengungkapkan ke 3 pegawai tersebut di antaranya adalah masinis, asisten masinis dan kondektur kereta api yang melintas malam itu.

“Memang benar ada 3 pegawai PT KAI Daop 8 yang diperiksa di antaranya masinis, asisten masinis dan kondekturnya,” desa mambang, kecamatan kota, kabupaten sidoarjo, senin (12/11/2018).

Namun Gatut mengatakan, ke 3 nya hanya sebatas dimintai keterangan saja. Sebelum ke 3 pegawai ini, manajer operasional juga telah dimintai keterangan.

“PT KAI kooperatif siapapun yang akan dimintai keterangan, KAI siap menaati hukum,” jelas Gatut.

Gatut kemudian menjelaskan, sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2007 pasal 37 tentang ruang manfaat jalur kereta api di mana ruang berjarak 6 meter di kanan dan kiri jalur merupakan milik jalur kereta api. Selain itu sesuai pasal 181 UU perkeretaapian, tiap orang dilarang beraktivitas dalam radius tersebut.”

Setiap orang dilarang melakukan aktivitas apapun di radius 6 meter kanan dan kiri di jalur kereta api. Kalau dilanggar, ancaman (hukuman) paling lama 3 bulan dan denda Rp 15 juta,” jelas Gatut.

Diberitakan sebelumnya, sebuah insiden tragis terjadi saat drama kolosal ‘Surabaya Membara’ menyambut Hari pahlawan di jalan pahlawan, kota surabaya, jumat (9/11/2018). 3 orang tewas akibat terserempet kereta dan terjatuh dari atas viaduk saat menonton drama tersebut. 20-an orang lainnya juga disebut mengalami luka-luka karena terjatuh. (Sucipto/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *