Pelaku Curanmor Dan Jambret Di Hadiahi Timah Panas Oleh Polisi

 579 total views,  6 views today

BOJONEGORO-INDONESIA JAYA.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) polres bojonegoro, jawa timur, berhasil meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap beroperasi di wilayah bojonegoro.

Tersangka adalah inisial MI 28 tahun warga dusun sumur pandan, desa sumberjokidul, kecamatan sukosewu, bojonegoro. MI terpaksa ditembak kaki kirinya karena melawan saat hendak dilakukan penangkapan oleh petugas.

Tersangka melakukan pencurian sepeda motor merk honda beat dengan nomor polisi S 2509 AN milik Nikmah, warga desa kalirejo, kecamatan kota bojonegoro pada selasa (20/11/2018) petang kemarin. Saat itu motor tersebut sedang diparkir di dalam rumah.

“Tersangka masuk rumah melalui pintu depan. Kemudian membawa kabur motor korban yang kebetulan kuncinya masih menempel,” ujar Kapolres bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat merilis tersangka, jumat siang (23/11/18).

Selanjutnya, sambung Kapolres, pada rabu pagi (21/11/2018) korban mendatangi mapolres bojonegoro untuk melaporkan kasus pencurian di rumahnya. Polisi bergerak cepat untuk mengungkap kasus pencurian tersebut.

“Kamis malam kemarin (22/11/2018), tersangka inisial MI berhasil kita amankan. Berdasarkan keterangan sementara MI telah melakukan pencurian kendaraan sepeda motor sebanyak 3 kali di wilayah bojonegoro, di antaranya di kecamatan baureno, sukosewu, dan iota bojonegoro,” katanya.

Selain itu, tersangka juga pernah melakukan penggelapan 2 sepeda motor di wilayah lamongan dan gresik. Akibat perbuatannya, MI dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Kepada awak Media Indonesia Jaya, MI mengaku mencuri karena terpepet tidak punya uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Pemuda beranak 1 tersebut sehari-harinya pengangguran.

Selain MI, polisi juga mengamankan 2 orang tersangka penjambretan yang sering beraksi di jalanan kota bojonegoro. Adalah Arif Wibowo alias AW 26 tahun, warga kelurahan banjarejo, kabupaten bojonegoro, dan SB 28 tahun, warga desa sukorejo, kabupaten bojonegoro. ‘

AW selama ini sudah beraksi di 7 tempat kejadian perkara. Kaki kiri AW juga ditembak polisi akibat melawan saat akan diamankan. Sedangkan tersangka SB melakukan penjambretan sebanyak 3 kali. Sasaran ke 2 tersangka saat melakukan penjambretan adalah wanita yang sedang melintas di jalan raya.

“Barang yang dirampas handphone dan tas. Maka dengan kejadian ini kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada saat berkendara. Jangan bermain handphone, karena selain membahayakan juga menjadi sasaran palaku penjambretan,” katanya.

Ke 2 tersangka penjambretan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. ( Sunarto/CT)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *