Pergantian Kepengurusan Tempat Ibadah Boen Bio Surabaya

 622 total views,  4 views today

SURABAYA-INDONESIA JAYA.

Pemilihan ketua dan pengawas kelenteng Boen Bio Surabaya periode masa bakti tahun 2018 – 2022 berjalan lancar, damai dan sukses.

Masa jabatan pengurus kelenteng Boen Bio masa bakti tahun 2014 – 2018 telah berakhir. Maka Perhimpunan MAKIN  Boen Bio Surabaya menggelar Rapat umum anggota untuk mengadakan pemilihan ketua kelenteng masa bakti tahun 2018 .- 2022. Rapat umum anggota diselenggarakan pada hari minggu tgl 25 November 2018 Jam 11.00 Wib – selesai, di jalan kapasan surabaya
Sesuai seperti apa yang tercantum di undangan, agenda rapat anggota kelenteng Boen Bio selain pemilihan ketua periode masa bakti tahun 2018 – 2022, juga pemilihan Pengawas kelenteng Boen Bio, sosialisasi akte pendirian no 119 tahun 2016 yang disahkan oleh Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomer AHU-0020263.AH.01.07.Tahun 2016 dan Persetujuan Penyesuaian atas terbitnya akte 2016 tersebut.

Setelah makan siang, rapat dibuka oleh Cakra Kelana selaku pembawa acara. Diawali dengan menyanyikan lagu lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars Khonghucu. Doa dipimpin oleh Ketua Perkumpulan Rohaniwan Agama Khonghucu Indonesia (Parakhin) Xs. Bingky Irawan.

Rapat dibuka oleh ketua Perkumpulan MAKIN Surabaya Boen Bio, sekaligus memberikan kata sambutan selamat datang kepada peserta rapat, nampak hadir juga perwakilan FKUB kota surabaya memenuhi undangan Ketua kelenteng Boen Bio, untuk turut serta menyaksikan pemilihan Ketua yang baru.

Perwakilan FKUB kota surabaya yang diwakili Romo Abhaya menyampaikan pesan dalam sambutannya. Bahwa hendaknya rapat anggota dapat berjalan dengan damai dan dapat menerima putusan rapat dengan baik, mendukung sepenuh hati hasil keputusan rapat, senantiasa mendahulukan kepentingan kelenteng Boen Bio dari pada kepentingan pribadi maupun kelompok.

Js. Liem Tiong Yang selaku Ketua panitia pelaksana rapat anggota perkumpulan MAKIN Boen Bio surabaya menyampaikan di depan peserta rapat, bahwa sesuai anggaran dasar perkumpulan pasal 16, bahwa rapat dapat dilanjutkan karena telah memenuhi kuorum dan dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat.

Setelah dibacakan tata tertib rapat dan disetujui oleh anggota tanpa penolakan, selanjutnya sidang dipimpin oleh pimpinan sidang yang terpilih yaitu Js. Gatot S Santoso (Ketua), Js. Anuraga Taniwidjaja (sekretaris), dengan anggota Fandy Fransisco, Rudy Agus Budiawan dan Swandajani Tanudjaja.

Di dalam sidang rapat anggota, Ketua sidang Js. Gatot S Santoso menjelaskan tentang persoalan yang dihadapi oleh dewan pengurus berkaitan dengan akta pengesahan Dewan Pengurus periode 2014 – 2018 yang tidak dapat dipergunakan untuk mengurus perpanjangan izin sekolah Tri Pusaka, pengobatan tradisional tusuk jarum, pengurusan IMB dan pembukaan rekening bank untuk operasionial MAKIN Boen Bio Surabaya karena tidak memperoleh pengesahan dari Menkumham pada waktu itu.
Sampai pada akhirnya Pemkot kota surabaya mengeluarkan program penertiban sekolah yang ada di Surabaya mengharuskan semua sekolah-sekolah di surabaya memiliki Badan Hukum yang memperoleh pengesahan Menkumham.
M…
[19:37, 11/29/2018] Tiong Yang: laporan pertanggungjawaban disampaikan oleh Ketua MAKIN Boen Bio surabaya periode 2014 – 2018 Js. Handoko Tjokro kurang lebih 20 menit diterima oleh anggota secara aklamasi dan diserahterimakan kepada ketua sidang.

Acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua periode 2018 – 2022. Dikarenakan tidak ada calon yang bersedia diusulkan selain ketua sebelum, maka Js Handoko Tjokro menjadi calon tunggal yang maju dalam pemilihan ketua tersebut. Rapat akhirnya memutuskan dengan aklamasi Js. Handoko Tjokro sebagai Ketua MAKIN Boen Bio surabaya.

Pimpinan sidangpun kembali memberi kesempatan kepada peserta rapat untuk menyampaikan usulan calon pengawas. Setelah ditanyakan kesediaan calon yang diusulkan peserta rapat dan dilakukan musyawarah, rapat memutuskan dengan aklamasi Pengawas MAKIN Boen Bio surabaya periode 2018 – 2022 adalah Js. Gatot S Santoso, Hendra Yudiono dan Budilistijo Suboko sebagai pengawas.
Dua orang saksi yang diambil dari peserta rapat dan disetujui yaitu Surya Dewangga Putra dan Hardjo Subianto.

Sebelum rapat anggota ditutup, disampaikan pesan dan nasehat kepada pengurus yang baru, untuk benar-benar mengabdi dengan hati yang tulus. Mementingkan kemajuan BOEN BIO diatas kepentingan pribadi. Saling menghormati, saling menjaga, penuh cinta kasih, kesusilaan, kebijaksanaan, dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas kewajiban sebagai Pengurus pungkas sesepuh MAKIN Boen Bio , yaitu Ketua Perkumpulan Rohaniwan Agama Khonghucu Indonesia (Parakhin) Xs. Bingky Irawan.@ LT Yang. ( Red )

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *