Aliansi Pegiat Pergerakan Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Terkait Statement Yang Dimuat Di Mensos

 640 total views,  2 views today

PAMEKASAN-INDONESIA JAYA.

Aksi gabungan aliansi pegiat sosial kontrol merasa kecewa karena stetmen Bupati sudah di nilai mencenderai dan mencoreng nama baik aliansi pendemo dan melukai hati para Pegiat sosial kontrol (Demonstran),orang nomer 1 di kabupaten pamekasan madura jawa timur, yang di nilai hanya curhat di media terkait pendemo yang ujung-ujungnya minta proyek dan sepeda motor,bahkan ujung – ujungnya mengancam akan terus melakukan demo kalau tidak diwujudkan permintaannya,kamis (20/12/2018).

Pihak demonstran juga meminta kepada Bupati agar tegas dalam penyampaiannya secara terbuka dan transparan kepada publik, siapa oknum pendemo yang sudah mengancam Bupati pamekasan tersebut,maka dari itu aliansi LSM pamekasan meminta agar Bupati menindak secara tegas untuk dilaporkan secara hukum, sebagai bukti agar stetmentnya Bupati itu bukan hoax atau berita bohong oleh kalangan publik, demi menjaga marwah dan nama baik Bupati dan juga kalangan para pendemo di kabupaten pamekasan.

Ketua korlap Seini Werwer menyampaikan dalam orasinya, bahwa statement Bupati pamekasan di media massa yang tersebar luas itu, dianggap telah mencederai kelompok organisasi LSM pamekasan yang selama ini komitment mengawal pembangunan pamekasan untuk lebih baik di kepemimpinan Bupati pamekasan Badrut Tamam.

“Kami meminta Bupati mengklarifikasi statementnya yang merugikan pihak kami karena Bupati harusnya mengayomi masyarakatnya bukan menyebar fitnah atau hoax,dan meminta agar Bupati Badrud Tamam melaporkan oknum tersebut yang sudah mengancam ke ranah hukum” kata Werwer dengan suara lantang.

Senada Adie Karduluk dalam orasi meminta kepada Bupati pamekasan untuk menemui massa aksi. Sebab, dirinya akan meminta penjelasan atas statemen Bupati Baddrut.

“Kami minta Bupati pamekasan segera menemui kami. Kami ingin tau penjelasan Bupati Baddrut tentang statementnya itu,” teriaknya.

Selain itu Abdus Salam Marhaen, menegaskan dalam orasinya, bahwa aksinya itu tak lain membela dan mendukung Bupati pamekasan untuk mengungkap siapa oknum yang mengancam dan meminta proyek itu.

“Kami akan selalu mengkawal Bupati pamekasan untuk mengungkap siapa orang mengancam orang nomor 1 itu sampai kerana hukum. Namun jika Bupati pamekasan hanya mengeluarkan statement hoax, kami akan melaporkan balik Bupati pamekasan,” tegasnya.

Dengan silih berganti para pendemo melakukan orasi menyampaikan apirasinya,tidak luput Iklal pun juga angkat bicara, jika oknum LSM yang mengancam Bupati dan minta proyek itu bukanlah bagian dari barisan aksi itu.

“Wallahi demi Rasul. Kami bersumpah tidak pernah menelepon maupun sms Bupati pamekasan Badrut, apalagi mengancam dan meminta proyek kepada Bupati pamekasan, Baddrut Tamam,” tegas Iklal.

Sampai berita ini diturunkan para pendomo tetap menunggu kedatangan Bupati pamekasan sambil pihak pendemo terus melakukan orasinya.(Mochtar/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!