Penangkapan Wishu Wardhana Di Jalan Kenjeran Surabaya

 339 total views,  2 views today

SURABAYA-INDONESIA JAYA.

Penangkapan Wisnu Wardhana (WW) membuat ramai di jalan. Namun sebelumnya sempat terjadi kejar-kejaran saat tim dari Kejaksaan Negeri “Kejari” Surabaya berusaha menangkap buronan kasus pengalihaan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) itu.

Terjadinya penangkapan WW ini dipimpin langsung oleh Kajari Surabaya Teguh Darmawan. Sebelumnya WW dijemput oleh anaknya dari stasiun pasar turi dengan menggunakan mobil daihatsu Sigra bernopol M 1732 HG. Namun disisi lain WW sepertinya mengetahui bahwa dia sedang di pantau.

Sehingga dia tidak langsung berhenti di suatu tempat serta lebih memilih berputar-putar di jalan. Ketika di Jalan Kenjeran tepatnya di wilayah Lebak permai II, tim dari Kejari surabaya memutuskan untuk menangkap WW.

Akan tetapi disaat mau  ditangkap, WW melawan. Sehingga motor seorang petugas kejari yang berusaha menghentikan laju nya mobil ini justru ditabrak. Sampai sampai motor itu masuk di bawa kolong mobil serta berhasil menghentikan laju nya mobil. Tetapi petugas ini mengalami luka

“Penangkapan Wisnu Wardhana di Jalan kenjeran tadi pagi atas dasar laporan dari masyarakat. Karena itu kami ikuti dia.Pada saat itu dia  bersama anaknya. Target sempat mencoba melarikan diri dengan melajukan mobilnya dan dengan menabrak anggota kami. Selanjutnya kita amankan dia,” kata Kajari Surabaya Teguh Hermawan kepada Media Indonesia Jaya, rabu 09-01-2019.

“Dia berusaha melarikan diri dengan melajukan mobilnya dan menabrak anggota kami yang lagi menghadangi dengan mengunakan motor. Sehingga mobil tersebut terkunci serta tidak bisa kabur,” tutur Teguh.

Walaupun mobil tak bisa jalan lagi. Akan tetapi WW tetap juga tidak menyerah,bahkan dia tidak mau keluar dari mobilnya. Petugas tidak segan segan untuk memecahkan kaca mobilnya supaya WW mau keluar dari mobilnya.

“Menjelang 5 menit akhirnya WW mau keluar dan langsung kami amankan. Dia menggunakan masker dan menggunakan jaket,” tutur Teguh.

” pukul 05.50 Wib kami berhasil mengamankan tersangka Wisnu Wardhana. Eksekusi ini dasarnya adalah keputusan dari Mahkamah Agung, di mana terpidana harus melaksanakan pidana selama 6 tahun,” lanjut Teguh.

Teguh mengatakan bahwa WW terjerat kasus pengalihan aset BUMD PT PWU pada tahun 2013.Akan tetapi kasus itu disidangkan di pengadilan negeri surabaya dan WW divonis 3 tahun.

“Selanjutnya pengadilan tinggi ditahan selama 1 tahun dan sama Mahkamah Agung jadi hukumnya menjadi 6 tahun,” kata Teguh.

Tutur Teguh, bahwa Wisnu Wardhan sudah menjadi DPO sejak 3 minggu yang lalu.

“Kurang lebih 3 minggu menjadi DPO kami,” tutur Teguh. (Red)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *