Muak Dengan Kinerja Bawaslu Pamekasan, Ketua LSM Famas Melakukan Aksi Tunggal Di Depan Kantor Bawaslu

 1,098 total views,  2 views today

PAMEKASAN-INDONESIA JAYA.

Banyaknya permasalahan pelanggaran pemilu yang terjadi diwilayah bawaslu pamekasan yang belum ada satupun permasalahan itu di proses,membuat aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)Fron Aksi Massa (.FAMAS ) Abdussalam Marhaen melakukan aksi tunggal ke kantor bawaslu jalan segara kelurahan jungcangcang,kecamatan pamekasan kabupaten pamekasan,madura jawa timur hari ini,rabu (10/04/2019).

Menyikapi kinerja bawaslu pamekasan ketua LSM Famas Abdussalam menyampaikan dalam orasinya,bahwa sangat muak dengan hasil kerja yang sangat lambat dan kurang profesional,karena beberapa pelanggaran pemilu selama masa kampanye ini yang sampai saat ini tidak ada keputusan yang jelas,

“Saya sangat kecewa dan muak melihat kerja bawaslu sebagai penyelenggara pemilu serentak 2019 mendatang,karena ada beberapa pelanggaran yang pertama bupati yang ikut dalam kampanye yang dikemas istiqhosah yang diselenggarakan beberapa waktu sampai saat ini belum ada kepastian tindakan dari bawaslu,yang ke 2 kapolsek yang videonya firal yang mana dalam isi videonya kapolsek mengajak kepada salah satu paslon meskipun tidak secara langsung,dan memberikan ujaran kebencian dan ujaran fitnah kepada salah satu paslon,yaitu mengutarakan bahwa kalau paslon satunya yang menang maka NKRI akan di ganti Khilafah.”tutur Dusslam (sapaan akrabnya) dengan nada jengkel dan muak kepada kerja bawaslu pamekasan.

Dussalam menambahkan dalam orasi,agar komisioner bawaslu supaya keluar,untuk menemui aksi tunggalnya,dan memberikan jawaban yang jelas kepada masyarakat pamekasan.

“Aksi ini saya sengaja melakukan tunggal tidak membawa massa,agar tidak ada timbul kejurigaan kalau aksi ini ada yang meninterfensi,ini keluar dai hati nurani saya sendiri,tanpa ada pihak lain yang menginterfensi gerakan saya,jadi saya minta kepada komisioner bawaslu segera temui saya,jangan takut ,saya hanya ingin cari keadilan dan kebenaran,”tambahnya.

tidak selang berapa lama pihak sekretariat bawaslu Bapak Hasan menemui aksi tunggal Famas,meminta maaf karena kebetulan pengurus komisioner bawaslu kebetulan tidak ada ditempat.

“Saya mengucapkan permohonan maaf bahwa kebetulan komisioner bawaslu tidak ada du tempat,kebetulan Ada acara bawaslu RI di bakorwil pamekasan,”ucap Bapak Hasan kepada audien.

Disitulah Abdusssalam Marhaen menjadi geram,bahwa sudah tahu kalau ada aksi dan surat sudah masuk mulai hari jumat ,tetapi satupun tidak ada yang mau menemui.

“Saya kecewa sekali kemana yang lain kenapa tidak mengutus juru bicara untuk menemui saya,surat masuk.sejak hari jumat,seharus ada salah satu yang diutus untuk memberikan jawaban kepada saya,jadi jelas bahwa NKRI hancur bukan karena khilafah atau pergerakan nasakom komonis ,tetapi NKRI akan hancur apabila penyelenggara yang tidak netral,”ujar Dussalam dengan nada geram.

Untuk selanjutnya beberapa hari kedepan akan melakukan aksi atau audiensi kepada bawaslu kembali dengan membawa massa yang lebih banyak,agar bawaslu tidak main – main menyikapi permasalahan tersebut.(Mochtar/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!