Karate Cabang Pamekasan Ikuti Ujian Penurunan Tingkat Kyu Semester 1 Tahun 2019

 1,903 total views,  2 views today

PAMEKASAN-INDONESIA JAYA.

Sebanyak 86 karateka mengikuti ujian sabuk turun Kyu kota pamekasan semester I 2019, di aula SMAN 2 jalan jokotole kabupaten pamekasan,madura jawa timur.untuk mengikuti ujian sabuk turun kyu ini dimulai pukul 07.30 wib,hari minggu (21/04/2019).

Ujian ini juga tenyata bukan hanya diraih para karateka dewasa, melainkan juga ada anak-anak, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA bahkan Univerditas. “Siapa saja bisa ikut mulai dari TK sampai tingkat universitas umum,” ungkap  Taufik, salah satu panitia kegiatan ujian sabuk turun kyu .

Dia mengatakan, tidak mudah bagi peserta untuk bisa mengikuti ujian sabuk turun kyu  ini. Sebab, selain latihan rutin, para karateka ini harus bisa menyelesaikan beberapa tahapan ujian praktek yang langsung di uji guru-guru senior Inkai.

“Ujian sabuk turun kyu ini dilakukan setiap 6 bulan sekali. Jadi dalam satu tahun itu ada 2 semester, karena ini di bulan april 2019 adalah semester 1 Untuk team penguji ada 3 orang, yaitu. Sensai.Syahrul (Ketua MSH Inkai Jatim)Sensai.Atcuk (Sektert Pengprov Jatim),Sensai Mool (ketua Cab.Sumenep)    Ini juga merupakan kegiatan rutin,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pada ujian turun sabuk kyu diikuti sebanyak 5 ranting, terdiri dari ranting mambaul ulum batabata palengaan, ranting arek lancor, Almuntazan SD pamekasan, ranting ronggo sukowati dan ranting bina satria,

“Untuk jumlah keanggotaan dari 5 ranting ranting tersebut sekitar 86 orang,” terangnya.

Syahrul (Ketua MSH Inkai Jatim) menjelaskan, ada beberapa sabuk untuk tingkatan, mulai dari sabuk putih, kuning, hijau, biru, coklat dan hitam. tetapi untuk biru ada 2 kali ujian turun kyu baru bisa ke coklat dan dari coklat ada 5 kali ujian sabuk sehingga bisa untuk ikut ujian ke sabuk hitam.

“untuk pelaksanaan ujian turun sabuk kyu ada beberapa sabuk untuk tingkatan,yaitu sabuk putih,kuning,hijau,biru,coklat dan hitam,untuk biru dan ada 2 kali ujian untuk sabuk coklat 5 kali ujian untuk mengikuti ujian sabuk hitam,” tutur Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul menambahkan,”peserta adalah para generasi muda, yang dilatih dari tingkat bawah. Karena itu ujian kyu ini supaya mereka termotivasi dan tidak merasa sia-sia berlatih,” terangnya.

Untuk menguji kemampuan, pada waktu mendatang akan diadakan kejuaraan  dengan tujuan agar anak-anak bisa berprestasi dalam bidang non akademik, menyalurkan bakat, menciptakan sportivitas, dan adanya daya juang untuk menjadi juara, dan tentunya agar lebih rajin lagi dalam berlatih.

pihaknya berharap, adanya kejuaraan , bakat mereka bisa tersalurkan. Selain itu juga untuk membentuk karakter anak dan menumbuhkembangkan rasa kedisiplinan mereka.

“Karena dari olahraga juga bisa menjadi penunjang mereka apabila ingin masuk sekolah nanti. Jadi peran non akademik juga berpengaruh,” terangnya.

Sementara itu, salah satu peserta ujian turun sabuk kyu dari ranting  Ahammad Rofe’imengakui ada rasa tegang saat mengikuti ujian takut kalau tidak lulus.

“Rasa tegang memang saya rasakan mas,tetapi saya yakin dengan latihan yang rutin dan giat juga sungguh-sungguh dilaksanakan 2 kali dalam sepekan, mudah-mudahan saya lulus,” ujarnya.

Turut hadir simpai (guru inkai) R.Abd.Mukti sebagai tamu kehormatan karateka senior 1972 ikut memberikan supor pada para peserta ujian INKAI pamekasan.

Wali dari salah satu peserta ujian saat ini Dr Hendarto direktur RS menyampaikan kepada Media Indonesia Jaya,” baru saat ini saya bisa menjadi orang pamekasan saya bangga bisa mengantarkan anak saya mengikuti ujian menunggui sampai selesai,karena selama ini saya sibuk dengan pekerjaan dan tugas-tugas kantor maupun juga tugas-tugas yang lain, tapi kali ini baru saat ini saya merasa jadi orang pamekasan santai tapi pasti dengan ikut merasakan kebanggaan tersendiri,” ungkapnya.

ketua cabang INKAI pamekasan Junaidi berharap,”dengan adanya kegiatan saat ini semoga  tunas tunas bangsa karate pamekasan dapat menjadi Atlit nasional maupun internasional dan membanggakan dari daerah kabutapen pamekasan,”harap Junaidi.(Mochtar/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *