Gara Gara Merasa Tersinggung Warga Desa Palengaan Daya Terlibat Carok

 830 total views,  2 views today

PAMEKASAN-INDONESIA JAYA.

Lagi – lagi terjadi penganiayaan yang menimpa seorang warga yang bernama Mat Bahri (32) yang telah dianiaya oleh Hafid (45) yang sama-sama warga desa palengaan daya, awal tragedi itu terjadi di pasar tradisional desa palengaan laok kecamatan palengaan kabupaten pamekasan madura jawa timur. Jum’at (26/04) sekira pukul 07.00 WIB.

Awal tragedi tersebut ketika korban berada di dalam pasar untuk menunggu istrinya yang sedang berbelanja ikan di pangkalan toko kitab, kemudian datang pelaku lewat di depan korban.sekitar 2 menit pelaku datang kembali dengan membawa senjata tajam berupa pisau dan langsung membacok kepala korban bagian belakang sebelah kanan dari arah belakang, sehingga korban mengalami luka di bagian kepala belakang sebelah kanan.

Kemudian korban jatuh terlentang sehingga pelaku kembali membacok dan ditepis dengan menggunakan tangan kiri oleh korban sehingga korban mengalami luka sobek di jempol kiri.kemudian pelaku membacok lagi kebagian perut namun ditangkis oleh korban dengan menggunakan kaki kanan dan kaki kiri. Sehingga korban mengalami luka sobek di bagian telapak kaki kiri dan kanan.

Setelah melakukan penganiyaan pelaku langsung melarikan untuk menyerahkan diri ke mapolsek palengaan dan langsung diamankan oleh piket SPKT polsek palenga’an dengan Barang Bukti (BB )sebilah pisau.

Korban sendiri langsung berjalan menuju puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut kades palengaan daya, H. Fahad, menjelaskan penganiayaan yang terjadi sekarang di pasar palengaan, sementara belum diketahui apa motifnya.

“Saya kurang mengetahui apa motifnya, dan permasalahan ini sudah diserahkan kepada pihak kepolisian sektor palengaan,” ucapnya

Menurut informasi yang beredar di masyarakat,bahwa tragedi tersebut diduga ada kaitannya dengan carok yang terjadi pada tanggal 21 april 2019 di palengaan daya kemarin.

Dalam hal ini H. Fahat menjelaskan, terkait carok yang terjadi pada hari minggu tanggal 21 april 2019 antar Makruf dengan Sahri, bahwa dirinya sudah mengumpulkan tokoh masyarakat palengaan laok, palengaan daya, (Poreh, Bulmatet Kecamatan Karang Penang.

“Hal itu untuk membuat kesepakatan bahwa permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan agar tidak berkelanjutan dan saling balas membalas,” tutur Kades palengaan daya.

Kapolsek palengaan AKP Bambang Irawan, SH. Saat dimintai keterangan mengatakan bahwa, dalam tragedi penganiyaan ini pelaku disulut oleh api ketersinggungan.

“untuk motifnya maslah ntern yakni ketersinggungan pelaku terhadap korban,” tutur Bambang Irawan

Masih menurut kapolsek palengaan, terkait korelasi kejadian carok yang terjadi pada tanggal 21 april 2019 di palengaan daya kemarin dengan kejadian tadi pagi. Dirinya tidak bisa memastikan karena menurutnya, perkara tersebut ditangani oleh polres pamekasan.

“Saya tbelum tahu, apa kejadian ini ada hubungannya atau tidak dengan kejadian beberapa hari yang lalu, karena kejadian tersebut ditangani langsung oleh polres pamekasan,” pungkasnya.(Mochtar/CT)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!