Materi Dialog Kebangsaan Disampaikan Kapolres Situbondo

 314 total views,  2 views today

Insert foto: Kanan, guri, zakiya, Tola’ ali, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,S.H,S.I.K.,M.H dandun, sandi, dan jofaldi.

SITUBONDO.Indonesia Jaya

Kapolres Situbondo menghadiri Dialog kebangsaan dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan bangsa yang digelar oleh  PMII, BEM Se Kabuoaten Situbondo dan Aliansi pemuda antar lintas agama di Gereja GKJW Situbondo jum’at sore (24/5/19).

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, SH.SIK.MH yang di minta sebagai pemateri dalam acara dengan tema “Toleransi antar Umat Beragama” menyampaikan pasca pengumuman KPU  22 Mei harus bisa dijadikan edukasi bagi penerus bangsa, Negara Indonesia adalah negara hukum, hendaknya masyarakat cerdas menyikapi politik.

“Keamanan sangat mahal harganya dan tidak bisa dibeli dengan materi. Maka kita sebagai pemuda situbondo harus bisa menciptakan keamanan dan ketertiban didaerah yang damai ini, hendaknya hukum dijadikan panglima,” Ujar Kapolres mengawali materinya.

Kapolres juga mengingatkan Situbondo memiliki sejarah kelam akan intoleransi agama, hendaknya kejadian tersebut harus sebagai pembelajaran bagi semua akan pentingnya toleransi antar  umat beragama.

Foto: Sambutan materi ,Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,S.H,S.I.K.,M.H tentang Dialog kebangsaan

“Tingkatkan kerukunan antar dan intern umat beragama dengan melalui toleransi dan kerjasama yang konstruktif untuk bangsa dan masyarakat. sebagai warga negara harus memiliki wawasan kebangsaan untuk semakin kita cinta akan bangsa dan negara ini,”Paparnya.

Sementara tujuan bangsa dan negara Indonesia adalah menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, mencerdaskan kehidupan bangsa, Mensejahterakan masyarakat, dan ikut dalam politik bebas aktif.

“Indonesia merupakan negara agraris yg memiliki SDA dan SDM yg besar, serta kemajemukan dan pluralisme bangsa yg meliputi bahasa, adat istiadat, agama, dan budaya,”Pungkasnya.

Acara juga dihadiri Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Ahmad Juni Toa S.E M.ipol sebagai pemateri, Pendeta GKJW Sandi Hadi Wijaya, Ketua BAMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) , PMII, BEM, mahasiswa STKIP PGRI situbondo, Pemuda Kristen Katolik.

(H.5/A590/CT)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Redaksi Pelaksana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *