BUPATI BLITAR MEMAPARKAN KEUNGGULAN DESA KENDALREJO DIDEPAN TIM PENILAI LOMBA DESA DAN KELURAHAN PROPINSI JATIM

 324 total views,  2 views today

Insert foto: Bupati Blitar Drs.H. Rijanto MM hadir dalam lomba penilaian Desa

Blitar,Indonesia Jaya
Kabupaten Blitar kedatangan tim penilai lapangan perlombaan desa dan kelurahan serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK Provinsi Jatim 2019. Tim Penilai Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur, akan melakukan tahapan penilaian di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang sebelumnya diketahui lolos di tingkat provinsi Jawa Timur bersama 4 Kabupaten/Kota lainya. Kedatangan Tim Penilai ini disambut langsung Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM, Wakil Bupati, Marhaenis Urip Widodo, bersama ke-15 anggota tim penilai lapangan yang diketuai oleh Drs. H. Achmad Robiul Fuad MM, langsung disambut oleh Muspika setempat, seluruh Kepala OPD Kabupaten Blitar dan beberapa Camat yang ditunjuk untuk mendukung kegiatan tersebut, serta Kepala Desa dan staf Pemerintah Desa Kedalrejo pada Rabu 26/6/19.

Penyambutan kedatangan Bupati Blitar dan Tim Penilai beserta rombongan dimeriahkan dengan Tari Sandur dari paguyuban kesenian Jaranan Turonggo Muda dan iringan gamelan Bale Ganjur dari Sanggar Pesona Taruna secara bergantian mengiringi para tamu hingga kelokasi penyambutan.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Drs H Rijanto MM memaparkan berbagai keunggulan yang dimiliki Desa Kendalrejo. Dimana menurutnya, banyak potensi – potensi yang ada di Desa Kendalrejo. Antara lain, kerukunan umat beragama, semangat gotong – royong yang tinggi dan pelayanan masyarakat yang begitu cepat hanya membutuhkan 15 menit selesai. Pada perlombaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana tahun ini lomba desa/ kelurahan dijadikan satu dengan lomba PKK, sehingga lebih efektif.

Foto: Kedatangan Tim penilaian lomba Desa/ kelurahan dan 10 program pokok PKK

“Di Desa Kedalrejo masyarakatnya majemuk, sehingga ada 4 agama yang dianutnya. Namun begitu, kerukunan antar umat beragama sangat kuat. Contohnya, jika Hari Raya Idhul Fitri, para pecalang dan pemuda nasrani ikut serta mengamankan shalat idhul fitri. Dan sebaliknya, hari raya natal dan nyepi umat hindhu, pengamanan dari Banser,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rijanto menjelaskan, produktifitas masyarakat juga sangat tinggi. Melalui berbagai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di desa itu, banyak sekali hasil olahan maupun hasil industri kecil yang dihasilkan. “Salah satu unggulan UMKM yaitu produksi telur asin asap. Yang cara pembuatanya unik, dengan cara diasap. Sehingga cita rasanya berbeda dengan telur asin yang lain. Lalu bidang industri, Desa Kendalrejo ada Batik, ada sentra pembuatan gamelan gong yang bahan dasarnya dari drum minyak bekas. Tak kalah lagi bidang pertanian, ada jeruk, nanas super. Sedangkan perikanan, ikan Koi,” tambah. Bupati Blitar Drs.Rijanto MM berharap, tim penilai bisa memotret kondisi real Desa Kendalrejo, termasuk PKKnya secara obyektif,yakin Desa Kendalrejo mampu berbuat banyak dan menjadi juara.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Jatim, Drs. H. Achmad Robiul Fuad MM mengatakan, penilaian yang dilakukan di Kabupaten Blitar merupakan jadwal terakhir. Ada dua tim dalam penilaian, yaitu tim penilai perlombaan desa dan tim 10 program penggerak PKK.

“Jatim setiap tahun selalu menjadi juara nasional. Di Jatim ada 7.724 desa, namun setelah disaring, hanya 4 yang jadi juara. Dan semuanya sudah dikunjungi,” jelas Achmad Robiul.

Lanjut Achmad Robiul memastikan, tim penilai akan bekerja secara profesional dan tidak dipengaruhi siapapun. Karena mereka bekerja secara mandiri dan tidak ada tekanan dari pihak manapun.

( humas/edy)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *