PTSL (PRONA) KELURAHAN SUMBER WETAN KECAMATAN KEDOPOK AMBURADUL.

 457 total views,  2 views today

Probolinggo kota,Indonesia Jaya
program PTSL (prona) yang di laksanakan Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo di duga banyak menyalahi aturan, beberapa warga merasa di rugikan dengan adannya program PTSL tersebut dimana ada salah satu bidang tanah yang seharusnya di bagi menjadi 13 bidang, itu hanya di kuasai 2 orang, kami seharusnya dapat sertifikat kenapa kok yang dapat hanya 2 orang saja, padahal di letter ( C) atas nama 2 orang, tanpa sepengetahuan kami sudah terbit satu sertifikat atas nama satu orang dan yang separuhnya lagi milik orang lain, terus kami ini bagaimana,? tutur salah satu narasumber, seharusnya yang separuh itu milik enam orang dan separuhnya lagi milik tujuh orang, ini yang membuat kami bingung, imbuhnya. malah kami sempat membayar untuk biaya pengukuran tanah itu 800 ribu dan uang itu kami berikan kepada salah satu staf Kelurahan, pungkas narasumber yang lain.

RW sangat menyesalkan kejadian tersebut, karena bukan itu saja yang terjadi masih banyak permasalahan terkait program PTSL( prona ).
Seperti yang terjadi di tetangganya, ada satu bidang tanah seharusnya tidak bisa di terbitkan sertifikat, ini kok malah bisa terbit,,? bagaimanapun program percepatan tetap tidak merugikan warga ( peserta ).
saya ingin program ini berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, biar tidak ada permasalahan di kemudian hari, tutur RW.
kami mengikuti semua persyaratan yang telah di sepakati perbidang tanah kami membayar 450 ribu, imbuhnya. Niro sebagai bendahara dalam kepanitiaan saat di konfirmasi menjelaskan, bahwasanya Kelurahan Sumber Wetan ada 1112 peserta yang mengajukan .
Saat ini yang belum di ambil ada 92 sertifikat dan yang di pending 17 bidang.
hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua umum DPP Elang Putih Indonesia ( EPINDO ) Hamzah Ansori pelaksanaan PTSL ( prona ) Kelurahan Sumber Wetan carut marut ( Sb/Fd )

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *