Pembukaan Gelar Budaya Dan Promosi Wisata Di Desa Dasun Lasem

 857 total views,  2 views today

Insert foto: Pembukaan Gelar Budaya Oleh Kepala Desa Dasun Sujarwo

Rembang.Indonesia Jaya

Keanekaragaman tradisi, budaya, alam dan kehidupan masyarakat Lasem yang mempunyai rasa toleransi tinggi tetap lestari ditengah hiruk pikuk kehidupan politik dan maraknya isu hoak yang melanda disendi sendi kehidupan masyarakat negeri ini, sebagai rasa sukur atas kenyamanan di Lasem Desa Dasun mengadakan kegiatan tahunan yang sejak tahun 2016 hingga kini, dengan tema gelar budaya dan promosi wisata Desa Dasun Kecamatan Lasem Kab Rembang. Minggu (7/7/19) Pukul 06.00 WIB.

Foto: Senam Pagi Bersama

Acara pembukaan Festival gelar Budaya dan promosi wisata Desa Dasun ini rencananya di gelar mulai hari ini tanggal 7 hingga 9 Juli 2019, yang dibuka oleh kepala desa Dasun Sujarwao hari ini minggu tanggal 7 juli 2019 pukul 06: 00 wib. Acara pembukaan ini diawali kegiatan senam pagi dan jalan sehat yang diikuti oleh 2000 peserta dari berbagai golongan masyarakat, terpantau masyarakat sangat antusias dalam mengikuti jalan sehat yang dimulai dari ruang terbuka hijau desa Dasun, ke arah lawang ombo, menyusuri sepanjang jalan menuju klenteng dan pondok pesantren yang ada di desa Soditan dan diakhiri di ruang terbuka hijau desa Dasun. Kragaman tradisi, budaya, rasa kebersamaan dan toleransi sangat menonjol dalam acara ini sebagai ciri khas kota Lasem yang sangat dijaga oleh masyarakat lasem.

Menurut salah seorang panitia ekhsan menyebutkan,” dalam kegiatan tersebut setelah pembukaan akan diadakan acara dialog budaya yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 8 juli 2019 pukul 19 : 00 wib, dan pada tanggal 9 juli 2019 sebagai penutup rangkaian acara akan diadakan pagelaran wayang kulit ki Sigit Ariyanto.

Foto: Masyarakat Sangat Antusias Mengikuti Olahraga Jalan Sehat

“Dalam kegiatan gelar budaya ini, selain sebagai promosi wisata di desa Dasun juga bertujuan untuk memberitahu serta mengimbau kepada masyarakat di Kota Lasem untuk lebih mengenal seni dan budaya-budaya yang ada. Tentunya, setelah itu kita berharap masyarakat yang datang lebih mencintai lagi seni dan budaya. Dan tetap menjaga nilai2 toleransi,” jelasnya.

Sementara itu, dalam acara yang digelar selama tiga hari ini juga akan menampilkan beberapa stand kuliner yang menyajikan makanan khas serta akan menampilkan beberapa kerajinan tangan dari Desa Dasun yang bertempat di ruang terbuka hijau Desa Dasun. (Mul)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *