Gubernur Jatim Khofifa Indar Parawangsa, Hadir Halal Bihalal Dan Silaturahmi Muslimat NU

 503 total views,  2 views today

Insert foto: Gubenur Jatim beri sambutan

Blitar,Indonesia Jaya
Ribuan Muslimat NU Kabupaten Blitar menghadiri Silahturami dan Halal Bihalal yang langsung dihadiri Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Bertempat di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Pemkab Blitar, Minggu 7/7/19.

Silahturami dan Halal Bihalal juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Kepala Dinas Provinsi Jatim, Bupati Blitar, Forkopimda Kabupaten Blitar, Ketua Muslimat NU Cabang Kabupaten Blitar, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Lembaga, Badan otonom NU dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan bahwa kata halal bihalal dicetus oleh Kyai Wahab Chasbullah pada tahun 1948, tepatnya pertengahan bulan Ramadhan. Saat itu Bung Karno memanggil Kyai Wahab Chasbullah untyuk datang ke Istana Negara. Beliau diminta pendapat dan saran, guna mengatasi situasi politik Indonesia yang tidak sehat. Penyelenggaraan Halal Bihalal sudah menjadi tradisi masyarakat luas utamanya warga nahdiyin. Begitu Pemerintah dalam menjalin hubungan antar jajaran, lembaga maupun kepada masyarakat mengadakan halal bihalal dimana sudah menjadi tradisi setelah hari raya,”ujarnya.

Khofifah berpesan kepada seluruh Muslimat NU yang hadir, harus pandai menyaring berita-berita yang beredar di media sosial ( Sosmed ) berpotensi berita bohong atau hoax. Oleh sebab itu berita tersebut dapat memecah belah antar umat beragama dan bangsa Indonesia. Disini mengajak untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana yang tepat untuk beribadah. Dapat membuat grup WA yang bertajuk “ one day one jus “ ( satu hari satu jus ) atau jika diras masih sibuk bisa merubah “one week one jus “ ( satu minggu satu jus ). Semua ini dimaksudkan memberi motivasi kepada ibu-ibu Muslimat NU dalam menghafal Al-Quran. Kita yang ada di PP Muslimat juga menerapkan seperti itu. Walaupun berada dimana-mana tetap menghafalkan,”ungkapnya.

Lanjut Khofifah, pada saat ini begitu banyak masalah yang berkembang di masyarakat. Seperti problematika sosial kemasyarakat, problematika kebangsaan dan juga suasana kurang baik, baik intern agama maupun antar agama. Sehingga cara yang tepat penangannya adalah dengan cara memperat Ukhuwah Islamiah, Ukhuwah Watoniyah dan Ukhuwah Insaniyah. Disamping itu Ukhuwah Nahdiniyah jangan sampai ada yang mengibarkan bendera lain saat hari santri berlangsung,” jelas Khofifah Ketua Umum Muslimat NU periode 2016-2021.

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si berpesan mengajak disetiap kegiatan ke-NU untuk menambah amalan Bordah dari Kyai Wahab. Adapun jumlah yang harus dibaca itu terserah. “ Hal ini berupaya memohon doa kepada Allah Swt agar diberikan keteduhan dan kedamaian didalam hati diri kita,”pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. mengatakan, kerjasama Pemerintah Kabupaten Blitar dengan Muslimat NU Blitar selama ini telah berjalan baik dan saling mendukung termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga sosial. “Banyak program pemerintah kabupaten Blitar yang berhasil berkat kerja sama yang baik dengan Muslimat NU Kabupaten Blitar. Semoga kerja sama ini kita jalin untuk kemajuan kita bersama-sama khususnya kemajuan di Kabupaten Blitar,” urainya.

Lanjut Rijanto , kepada pimpinan dan seluruh anggota muslimat NU di Kabupaten Blitar, untuk terus melanjutkan perjuangan NU dengan berpijak pada nilai Ahlus-Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) menebar pesan rahmatan lil ‘alamin, sehingga semuanya bisa hidup rukun, aman, damai, bersatu mewujudkan Kabupaten Blitar yang lebih baik.

“Kami juga berharap seluruh anggota Muslimat NU dapat menjadi contoh bagi kaum perempuan dalam lingkungan bermasyarakat, bangsa dan negara. Untuk itulah mari menjadi ibu yang berakhlakul karimah sebagai bekal dalam berkeluarga dan mendidik anak,” kata orang nomor satu di Kabupaten Blitar. (adv/humas/edy)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *