1,165 total views, 2 views today

Surabaya,Indonesia Jaya –
Tua, muda, ulama, pejabat, wakil rakyat, pengusaha, aparat, mahasiswa, pedagang, tukang becak, buruh dan berbagai kalangan di Gresik seperti tak bisa lepas dengan warung kopi.Selain berjuluk Kota Santri dan Kota Pudak, Kabupaten Gresik juga dikenal sebagai kota seribu warung kopi.
Maklum, hampir di semua sudut kota ini berjejer warung-warung yang beroperasi sepanjang waktu.
Kondisi ini tak lepas dari kebiasaan masyarakat yang begitu gemar nongkrong di warung.
Warkop Takim misalnya. Di warung yang berada di jalan arif rahmat hakim Gresik itu sudah menjadi pemandangan lumrah ketika ada pejabat, PNS, mahasiswa, tukang becak, tukang parkir dan sejumlah kalangan lain ngopi bareng di sana.
Bahkan, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim pun punya kegemaran yang tak jauh beda.
“Kalau sudah ngopi di warung itu rasanya fress. Kan ada sejuta solusi dalam secangkir kopi,” kelakar Qosim saat ngopi di Warung.
Orang nomor dua di Gresik itu tak canggung duduk bersama para pengunjung lain. Bahkan, dia juga sempat bercengkrama dengan warganya, terutama beberapa pemuda yang malam itu sedang sama-sama nongkrong di Warkop.
Bisa guyon ngalor-ngidul bareng teman-teman dan semua orang seperti itulah yang membuat Qosim sulit meninggalkan kegemaran ngopinya.( Yahya )