Ketua Panitia Pilkades Dasok Tidak Tegas Ambil Keputusan

 800 total views,  2 views today

Insert foto: 7 bacakades Dasok menghadiri musyawarah

Pamekasan,Indonesia Jaya
Penetapan Calon Kepala Desa Dasok Kec. Pademawu Kab. Pamekasan, menuai polemik setelah gagal diresmikan, beberapa waktu yang lalu.

Pasalnya dari surat undangan terkait penetapan calon kepala Desa Dasok tahun 2019 gagal total dan hanya menimbulkan kekecewaan baik dari bacakades Dasok maupun tokoh pemuda dan masyarakat Desa Dasok.

Kegaduhan kembali terjadi di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, terkait dengan lambannya keputusan atau penentuan bakal calon Kepala Desa. Penyebabnya karena panitia pilkades selalu bimbang dalam menentukan keputusan, pada saat musyawarah menindak lanjuti pembatalan pengumuman calon Kepala Desa Dasok Pademawu, diselenggarakan hari Jum’at jam 14.00 wib (2/8/19).

Ketua Panitia M.Sadili.S.PdM,MPd. pada saat penyampaian alasan pembatalan didepan Cakades dan masyarakat, menunjukkan Keragu-raguan panitia yang dengan alasan selalu meminta pendapat Kepala Dinas PMD Pamekasan.

“Saya akui ini merupakan kekhilafan kami sebagai panitia. Namun agar kami tidak salah dalam melangkah serta tidak melanggar koridor hukum dan aturan yang sudah ada maka kami selalu meminta petunjuk dari Faisol selaku Kepala Dinas PMD Pamekasan,” tutur ketua panitia.

Dalam penjelasannya Ketua Panitia menambahkan”Dan langkah yang kami ambil sesuai Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, sesuai dengan intrupsi bapak faisol,” imbuhnya.

Menanggapi kejanggalan aturan yang dipakai acuan panitia tersebut, Abdus Salam Veteran angkat bicara, untuk pemilihan kepala Desa serentak tahun 2019 ini menggunakan Perbup Pamekasan Nomor 18 Tahun 2019 bukan menggunakan peraturan 2015.

“Dan sudah jelas disebutkan dalam Perbup Pamekasan Nomor 18 Tahun 2019 pasal 44 disebutkan bahwa pada saat peraturan Bupati ini mulai berlaku, peraturan Bupati nomor 10 Tahun 2017 tentang petunjuk pelaksanaan peraturan daerah nomor 5 Tahun 2015 tentang pedoman pencalonan, pemilihan, pelantikan dan pemberhentian Kepala Desa dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” tegasnya.

Kemudian Bacakades lain yang datang dalam musyawarah tersebut memohon dengan segera kepada panitia agar segera menentukan calon kepala desa dasok, kalau dari masing – masing memang ada kelemahan agar segera digelar agar tahu apa kekurangan dan kelemahannya. Dan panitia bisa lebih tegas dalam mengambil keputusan tidak selalu meminta petunjuk Kadis PMD. Yang secara notabenenya panitia mempunyai wewenang penuh dalam pengambilan keputusan apapun selama dalam koridor hukum yang masih berlaku.

Sampai berita diturunkan sekitar jam 18.00 wib, belum ada keputusan dari pihak ketua panitia, dalam penetapan bakal calon Kepala Desa Dasok, dengan alasan akan melakukan musyawarah dengan panitia yg lain.(Mochtar)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *