Bupati Blitar Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

 593 total views,  2 views today

Caption: Paripurna Bupati sampaikan jawaban pandangan umum

Blitar,Indonesia Jaya
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna secara marathon. Setelah sejumlah fraksi menyampaikan Pandangan Umum Atas Ranperda APBD-P 2019. Agenda diteruskan dengan Rapat Paripurna yang digelar Rabu (31/7/19) malam.
Kali ini agenda Paripurna yakni Penyampaian jawaban Bupati Blitar atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2019.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto menyampaikan, pada Rapat Paripurna Selasa (30/07), Bupati Blitar telah menyampaikan Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD 2019 dan pada Rabu (31/07) Fraksi-fraksi juga menyampaikan pandangan umumnya.
“Maka sesuai tata tertib DPRD Kabupaten Blitar, untuk tahapan berikutnya dilanjutkan dengan agenda tanggapan dan atau jawaban Bupati Blitar Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019,” kata Suwito Saren Satoto saat memimpin rapat.
Ditemui usai Paripurna, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM mengatakan, pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Blitar, terdapat beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti. “Saya kira sangat wajar dan bagus, wajar dalam artian memang fungsi dewan membarikan saran dan masukan.

Sedangkan bagus dalam artian isi materi dan masukannya tentunya menjadi koreksi eksekutif untuk berbenah lebih lagi,” jelasnya.
Rijanto menambahkan, dalam jawaban Bupati sudah disampaikan dan dijelaskan, misalnya terkait masalah kekeringan di Blitar bagian selatan, padahal kalau melihat kondisi di Blitar selatan, pada waktu dengan sekarang perubahannya sudah luar biasa. “Saya sendiri sebagai saksi hidup, dimana program-program pemerintah yang diluncurkan lewat proyek air bersih, tentunya sangat menolong bagi warga yang ada di Blitar selatan apalagi saat musim kering saat ini,” beber Bupati Rijanto.

Menurutnya, memang belum seluruhnya tuntas, hal itu terbukti masih ada beberapa dukuh atau RT/RW yang membutuhkan air bersih saat musim seperti ini. “Disinilah BPBD sudah dropping air bersih, termasuk PMI juga sudah melaksanakannya,” jelasnya.
Untuk itu, Bupati menghimbau kepada warga, manakala warga kesulitan air segera lapor ke kepala desa, diteruskan camat dan kepada pemda untuk segera ditindak lanjuti,”pungkasnya.( edy)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *