Polres Kediri Kota Gelar Apel Pasukan OPS Semeru 2019.

 512 total views,  2 views today

Caption: Kapolres Kediri Kota saat “Doorstop” ke awak media

Kadiri,Indonesia Jaya
Polres Kediri Kota menggelar apel pasukan persiapan Operasi Patuh Semeru 2019. Kegiatan apel dilaksanakan dihalaman Makopolresta Kediri jalan KDP Slamet, Mojoroto Kota Kediri, Kamis (29/8/19) pagi.

Kegiatan apel diikuti oleh jajaran PJU Polres Kediri Kota, jajaran Satlantas, Dinas Perhubungan, dan TNI.

Apel Operasi Patuh Semeru 2019 dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, S. IK, dalam sambutanya membacakan sambutan dari Polda Jatim, yang intinya kepadatan dijawa timur merupakan peringkat tertinggi kedua setelah Jawa Barat. Pelanggaran di Jawa timur sekitar 0,70%. Namun demikian pelanggaran yang terbanyak adalah melanggar rambu-rambu dan Marka yang termasuk salah satu pelanggaran prioritas yang berpotensi laka.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, S. IK, mejelaskan Operasi Patuh Semeru 2019 akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus sampai 11 September 2019.

Adapun pelanggaran yang diterapkan dalam Ops Semeru 2019 yakni, sasaran pada pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 kali ini diprioritaskan terhadap delapan prioritas pelanggaran lalu lintas yaitu yang pertama Pengendara roda dua (R2) yang tidak menggunakan helm standar, kedua Pengemudi kendaraan roda empat (R4) atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt), ke 3, Melebihi batas kecepatan.

Kemudian yang ke 4 Berkendara dalam pengaruh alkohol (mabuk), 5. Pengendara kendaraan bermotor masih di bawah umur, 6 Menggunakan HP saat mengemudikan kendaraan bermotor, 7. Melawan arus dan yang ke 8. Menggunakan lampu rotator atau strobo dan sirine.

“Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas, “tegas Kapolres AKBP Anthon Haryadi.

Kapolres juga berharap, tentunya masyarakat lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas kemudian angka kecelakaan lalu lintas bisa menurun.

“Harapan kami tentunya dengan dilaksanakan operasi untuk tahun ini angka kecelakaan sebut bisa lebih menurun tentunya tindakan yang kita lakukan adalah selektif prioritas pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi laka maupun mancet, “tutupnya.(ko)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!