Road Show Bus KPK 2019 Singgah Di Kota Pisang

 551 total views,  2 views today

Caption: Ramah Handoko ( berkacata mata ) singgah di Kota pisang

Lumajang,Indonesia jaya
Pemkab Lumajang melalui Dinas Kominfo dan Satpol PP, Senin (2/9/19), mendampingi program Road show Bus KPK 2019, jelajah negeri bangun anti korupsi, dalam pemahamannya menurut Ramah Handoko Direktorat Pendidikan dan pelayanan masyarakat KPK, tujuan road show ini adalah sebagai bentuk pencegahan korupsi sejak dini.

“Roadshow Bus KPK 2019 ini bentuk pendidikan dan kampanye antisipasi sejak dini korupsi, dengan sasaran disektor pendidikan, masyarakat umum, yang terdiri atas pelajar, guru, mahasiswa, dosen, aparatur Pemerintahan, komunitas, dan lain-lain”,Tutur Ramah Handoko.

Selain itu Ramah Handoko juga menjelaskan upaya-upaya pencegahan korupsi tersebut dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen Bangsa sesuai dengan kedudukan dan kapasitasnya masing-masing. Peran serta elemen bangsa dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, misalnya melaporkan dugaan tindak pidana korupsi, memantau/mengawasi layanan publik, melaporkan penerimaan gratifikasi (aparatur sipil negara), membangun sistem dan manajemen antikorupsi, atau melakukan kampanye dan pendidikan antikorupsi seperti yang sedang dilakukannya di Kabupaten Lumajang.

“Dalam rangka mengajak keterlibatan masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi, KPK akan menyelenggarakan Program Kampanye Antikorupsi yang merupakan serangkaian kegiatan penyadaran terhadap publik dan peningkatan partisipasi publik untuk yang mendorong bentuk berupa aksi kolektif dan berkolaborasi”, Tandasnya.

Upaya mencegah korupsi merupakan proses panjang yang harus dilakukan oleh KPK. KPK harus secara kongkrit berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai korupsi dan bagaimana cara melawan korupsi. Selain itu, mencegah korupsi dibutuhkan inovasi dan strategi, salah satunya dengan menghadirkan KPK secara langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menjembatani upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh KPK dan masyarakat umum.

“Selama ini masyarakat kalau mendengar kata KPK pasti berasumsi “Garang”, dan bagian kami hanya memberikan sosialisasi pembelajaran atau mengkampanyekan sejak dini antisipasi dari Korupsi.(sol)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *