Pengamanan Pertunjukan Kuda Lumping Pegon Oleh Anggota Polsek Singosari.

 586 total views,  2 views today

Caption: Foto Bripka Basuki saat Berikan Pengamanan Kesenian Kuda Lumping.

Malang. Indonesia Jaya –

Dalam pengamanan tersebut untuk mengantisipasi perkelahian antar penonton yang bersenggolan waktu berjoget yang menirukan pemain kuda lumping, Tutur Bripka Basuki.

Kesenian kuda lumping dilaksanakan di Dusun Petungwulung Desa Toyomarto Kecamatan Singosari,

Diharapkan kehadiran Polisi bisa mengamankan kegiatan kuda lumping Pegon dan dapat mencegah terjadinya tindak pidana C3 dan arus lalu lintas tidak menimbulkan kemacetan di masyarakat.

Caption: Foto Bripka Basuki saat Berbaur dengan Penonton

Sehingga kegiatan pentas seni kuda lumping pegon tersebut berjalan aman dan terkendali, tutur Bripka Basuki.

Ditempat terpisah Kasihumas Polsek Singosari mengatakan, Sebagian besar masyarakat menganggap kuda lumping itu berkaitan dengan unsur-unsur magis.

dalam pertunjukan kuda lumping terjadi saat (roh ) masuk ke tubuh penari. Itu juga berhubungan dengan penari kuda lumping. Sebagai manusia, penari merasa belum puas dengan tarian yang mereka bawakan. Mereka butuh suatu ekspresi menari yang lebih dari biasanya. Karena spiritualitas orang Jawa berhubungan dengan kepercayaan terhadap roh leluhur, maka dipanggilah mereka atraksi-atraksi unik. Misalnya mereka makan beling (kaca), dedaunan mentah, daging ayam yang masih hidup Papar Kasihumas Polsek Singosari.(E.Tri)

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *