Pemilik Swalayan Grosir Apollo Pamekasan Akan Menuntut Media Online Yang Merusak Nama Baik Tokonya

 2,562 total views,  6 views today

Swalayan grosir Apollo yang terletak dikota Pamekasan
Swalayan grosir Apollo yang terletak dikota Pamekasan

Pamekasan,Indonesia Jaya – Senin (23/03/20), Tanggal 19/03/2020 pukul 11:00 WIB saat ditemui di Satreskrim Polres Pamekasan seorang Pengusaha dan Pengacara Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M.Si. menyatakan akan melaporkan Perusahaan media online pn.com atas pemberitaan yang menyatakan bahwa ada korban pasangan suami istri dari desa Pamorah kecamatan Kadur yang mengalami keracunan akibat makan sejenis makanan frozen food/makanan beku yang dibeli oleh korban dari swalayan grosir Apollo Pamekasan Kota.

Dalam pemberitaan itu pihak media online pn.com menuduh penyebab keracunan korban diatas adalah sejenis makanan frozen food/makanan beku yang dibeli korban di Swalayan Grosir Apollo tanpa menelusuri, mengkonfirmasi dari dua sisi dan menunggu keputusan dan pernyataan pihak aparat berwenang langsung memberitakan berdasar pernyataan sepihak saja dari korban saja. Dalam pemberitaannya media online pn.com menyatakan tuduhan sepihak seolah olah sejenis makanan frozen food/makanan beku tersebut sebagai penyebab utama tanpa menelusuri apa benar sejenis makanan frozen food/makanan beku tersebut berasal dari Swalayan Grosir dan menyelidikinya bagaimana korban membawa, menyimpan dan mengolah sejenis makanan frozen food/makanan beku tersebut sampai dikonsumsi korban.

(Baju Doreng merah nomer dua) Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M. Si saat beri keterangan ke awak media
(Baju Doreng merah nomer dua) Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M. Si saat beri keterangan ke awak media

Di depan Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M.Si. menyatakan bahwa tidak mengakui empat alat bukti yang ditunjukkan penyidik adalah dari Swalayan miliknya yaitu berupa nuget, bakso ikan, saos tomat dan minyak goreng. Dua alat bukti nuget dan bakso ikan di bagian kemasannya yang mencantumkan tanggal expired/kadaluwarsa telah rusak sehingga tidak ada tulisan tanggal expirednya tidak seperti yang di jual di swalayannya semua tanggal produksi dan expirednya tertulis jelas, beliau juga menyatakan bukan cuman swalayan grosir apollo yang menjual barang tersebut bisa saja dari toko lain. Sedangkan alat bukti saos tomat dan minyak goreng seperti yang ditunjukkan pihak penyidik Satreskrim Polres Pamekasan swalayannya tidak pernah menjual barang yang sama dengan alat bukti tersebut.

Pemilik Swalayan Grosir Apollo tersebut menyatakan pemberitaan pihak media online pn.com sangat merugikan pemilik Swalayan Grosir Apollo baik secara moril dan materiil , sebagai pengusaha Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M.Si beliau juga adalah pengacara dari beberapa ormas dan Perusahaan media Nasional online dan cetak.

Selanjutnya Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M.Si. menjelaskan akan melaporkan juga pihak media online pn.com ke Dewan Pers karena berani menuduh tanpa prosedur hukum dan melanggar kode etik jurnalis tanpa didasari pembuktian yang akurat, pemberitaan yang berimbang atau berdasar data sepihak sehingga mengakibatkan merusak nama baik Swalayan Grosir Apollo tersebut.

Baca juga : LPMK Kalijudan Bersinergi Dengan Kel. Kalijudan Melakukan Penyemprotan

Tindakan pihak redaksi pn.com menayangkan berita yang ditulis oleh wartawannya yang berinisial @roz yang dalam pemberitaannya menayangkan tuduhan yang sepihak dan tidak menunggu keputusan penyelidikan pihak berwenang melainkan mendahului keputusan pihak berwajib adalah pelanggaran Hukum azas praduga tidak bersalah serta melanggar kode etik jurnalis.

Tim bersama korwil Madura dari media MIJ
Tim bersama korwil Madura dari media MIJ

Dalam hal ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan sudah melakukan pengecekan terhadap Swalayan GrosirApollo tersebut dan Kasi Kesehatan Lingkungan Achmad Samlan menyatakan bahwa hasil pengecekan 3 orang petugasnya yang dilakukan tanggal 5 maret 2020 pukul 17:00 ” Tidak ada atau tidak ditemukan pelanggaran terhadap produk yang dituduhkan korban keracunan baik dari kualitas produk, tanggal produksi dan expired, cara penyimpanan di gudang maupun di display Swalayan Grosir Apollo tersebut sebagaimana yang dituduhkan oleh korban “.

Selanjutnya Lukas Santoso, S.H, M.H, M.M, M.Si. yang juga menjadi Managing Partner dari Perusahaan Firma Hukum “SANTOSO & PARTNERS” yang mempunyai kantor pusat di Surabaya dan mempunyai beberapa cabang dikota kota besar di Indonesia seperti di Semarang dan Jakarta tetap akan menindak lanjuti khususnya akan melaporkan media online pn.com ke aparat hukum yang berwenang dan Dewan Pers agar menjadi pembelajaran serta meningkatkan kualitas dan martabat seorang jurnalis selain itu juga agar para investor merasa tenang dan tidak takut untuk berinvestasi di Kabupaten Pamekasan. (OYNX)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!