Universitas Dinamika (ex Stikom) Beri 10 Alat DAS pada Pemkot Surabaya

 798 total views,  2 views today

Serah terima DAS Undika untuk Pemkot Surabaya
Serah terima DAS Undika untuk Pemkot Surabaya

Surabaya,Indonesia Jaya – Pandemi Covid-19 terus meningkat, bahkan hingga saat ini (16 April 2020) data dari World0meter sudah mencapai 5.136 kasus di Indonesia. Hal tersebut mendorong Universitas Dinamika (Undika) terus berupaya berinovasi untuk menyelesaikan permasalah dalam masyarakat. Salah satunya dengan membuat alat Dinamika Automatic Sanitizer (DAS) atau alat penyemprot hand sanitizer otomatis.
Dengan membuat 30 DAS, Undika telah menyumbangkan 10 alat untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada Kamis 16 April 2020. Alat tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Publikasi Dokumentasi dan Branding Undika Ryan Adi Djauhari dan diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Penyerahan dan uji coba DAS tersebut dilakukan di Balaikota Surabaya, bahkan Risma mengapresiasai alat yang diciptaka oleh beberapa Mahasiswa Undika.
Terimakasih atas alat yang diberikan, semoga bermanfaat, kata Risma di depan Gedung Balaikota Surabaya.

Walikota Risma berharap adanya inovasi alat penyemprot hand sanitizer otomatis ini bisa mengurangi penyebaran covid-19 melalui barang. Apalagi virus corona bisa bertahan hidup beberapa jam di barang.

Uji coba oleh mahasiswa Undika DAS didepan Walikota dan jajaran pemkot Surabaya
Uji coba oleh mahasiswa Undika DAS didepan Walikota dan jajaran pemkot Surabaya

Selain itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara sangat berterimakasih atas sumbangan yang diberikan kepada pemkot. Kami berterimakasih pada rekan-rekan mahasiswa Universitas Dinamika atau Stikom Surabaya yang sudah membuatkan alat DAS yang sangat menarik, Pungkasnya.

Ia berharap DAS bisa efektif mengurangi penularan covid-19, karena tidak mengharuskan memegang tombol hand sanitizer.

Febri, sapaannya juga berharap agar seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa Undika terus berinovasi yang luar biasa lagi. Sehingga nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Selain inovasi, kami berharap mahasiswa dan kampus bisa turut membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk social dan phisical distancing, sehingga penyebran virus ini berakhir dan kita bisa kegiatan dengan normal,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya.

Wakil Rektor IV Bidang Publikasi Dokumentasi dan Branding Undika Ryan Adi Djauhari menyampaikan,”pihaknya sudah mengumpulkan kurang lebih Rp 22 juta. Anggaran tersebut ada yang langsung disumbangkan secara tunai, ada yang disumbangkan berupa alat karya mahasiswa dan dosen, hand sanitizer, masker dan masih banyak lagi.
DAS kami membuat 30 buah, 10 untuk pemkot, 20 lainnya untuk beberapa rumah sakit, kebun binatang, dan tempat umum lainnya,” Ujarnya.

Baca juga : Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19 Tiga Pilar Kec. Sukolilo Laksanakan Penyemprotan Desinfektan

Ia berharap inovasi yang dibuat oleh Undika bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Sehingga penyebaran pandemi covid-19 tidak tersebar luas dalam masyarakat.
Untuk diketahui DAS ini merupakan inovasi dari enam (Muhammad Nur Gahutsul Azham, Danang Sindhu Prasetyo, Ridlo Alfatoriq Putro, Erwin Fajar Kurniawan, dan Dimas Achmad Dahlan) mahasiswa S1 Teknik Komputer Undika yang dibimbing oleh dosen Teknik Komputer Dr. Susijanto Tri Rasmana, S.Kom., M.T. (Arifin)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!