Empat Orang Di Sumenep Terjangkit Covid -19

 368 total views,  2 views today

Insert foto: KH. Abuya Busyro Karim, M.Si Bupati Sumenep Saat jumpa pers Dirumah dinas, terkait Empat Orang warganya yang Terjangkit Covid-19

SUMENEP. Indonesia Jaya – Sumenep yang semula masih dalam situasi zona hijau, kini bertepatan dengan hari pertama umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, kabupaten Sumenep telah berubah menjadi zonah merah, diduga 4 orang warga Sumenep yang datang dari kota Surabaya terjangkit positif virus Corona Covid-19. Jumat (24/04/2020)

Pemerintah TNI-POLRI dan tenaga medis bersama masyarakat telah berupaya melakukan yang terbaik untuk mempertahankan kabupaten Sumenep tetap dalam situasi zona hijau dalam upaya memutuskan mata rantai penularan virus Corona atau yang disebut Covid-19.

Tapi pada jumpa pers yang digelar oleh Pemerintah kabupaten Sumenep, yang dihadiri langsung oleh KH. Abuya Busyro Karim, M.Si Bupati Sumenep, Sekretaris Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandim Sumenep, Kepala Dinkes Sumenep, Kepala Kementrian kantor Agama Sumenep, Direktur RSUD Sumenep. A. Busryo Karim menjelaskan bahwa 4 orang warga Sumenep positif terjangkit Covid-19. Yang digelar di rumah dinas Bupati Sumenep Madura. Jumat (24/04/20) malam sekira pukul 20.00 wib

“Pada beberapa Minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 09-18 Maret 2020, 9 orang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari kabupaten Sumenep sedang mengikuti pelatihan di asrama haji Surabaya, dari 9 orang tersebut sudah dilakukan pemeriksaan hanya 5 orang yang diduga positif Covid-19, langsung di lab ke Surabaya dan di lakukan isolasi di rumah masing-masing”. Ucap A. Busyro Karim.

Ternyata hasil lab tersebut yang dari Surabaya, Jumat (24/04/2020) dari 5 orang tersebut yang positif Covid-19 hanya 4 orang, diantaranya 2 orang warga kecamatan kota, 1 orang warga kecamatan Rubaru, dan 1 orang warga kecamatan Saronggi (3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan), dan 4 orang tersebut sekarang sudah di rawat di RSUD Sumenep.

“Dari ke 3 kecamatan tersebut menjadi perhatian khusus dari Pemerintah dalam pencegahan memutuskan mata rantai penularan virus Corona ini. Pemerintah kabupaten Sumenep sudah berupaya penuh melakukan yang terbaik demi masyarakat Sumenep untuk memutuskan dari mata rantai penularan virus Corona, tetapi masih jebol juga 4 orang masyarakat Sumenep positif Corona”. Imbuh Bupati.

Dari ke 4 orang tersebut yang positif Corona tidak terlihat gejala sakit apa apa, hal seperti itu yang sulit untuk terdeteksi, maka dari itu dimohon kesadaran dari semua pihak dan masyarakat Sumenep untuk mensuport bagaimana untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

Kewaspadaan dan menjaga kesehatan sangat diperlukan masyarakat harus selalu terbiasa memakai masker, melaksanakan sholat Jumat di masjid juga harus menjaga jarak, sholat tarawih dianjurkan dikerjakan di rumah masing masing, demi untuk menekan penularan virus dan memutus mata rantai Virus Corona Covid-19. (Bledex/Gun’S)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!