Kasus Pembunuhan dan Curas Diungkap Polres Bangkalan

 912 total views,  2 views today

Insert foto: Gelar Perkara di Polres Bangkalan Barang bukti Clurit dan Sepeda motor jupiter yang dipakai tersangka MJ

MADURA, Indonesia Jaya – Amarah yang terpendam membuat MJ (23), warga Desa Lantek Barat, Kec. Galis, Kab. Bangkalan, membuatnya gelap mata. Pasalnya, ia membacok MD (18), merupakan warga sekampungnya, dengan sebilah Celurit gergara permasalahan keluarga, diduga ibu pelaku diselingkuhi sama koban waktu di Malasysia.

Pelaku membacok korban menggunakan Celurit secara membabibuta sehingga korban mengalami sejumlah luka bacok di sekujur tubuhnya, kemudian korban tewas seketika pada hari Minggu (26/04/2020) sekira pukul 17.30 Wib.

Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan, pelaku sakit hati lantaran ibunya diduga selingkuh sama korban waktu di Malaysia.

“Diduga pelaku mempunyai rasa dendam dan sakit hati pada korban, sehingga sesampai di Madura, pelaku punya keniatan untuk membunuh korban,” Kata Rama saat gelar konferesi persnya.

Baca Juga: Gara Gara Asmara Pemuda Di Bangkalan Tewas Dibacok Teman Sendiri

Lanjut Rama, pada satu setengah bulan yang lalu korban dan tersangka sudah diupayakan untuk dilakukan perdamaian bahkan membuat surat pernyataan dengan dasar korban meminta maaf dan korban tidak boleh muncul disekitar rumah tersangka.

“Dan pada saat korban muncul disekitar rumah tersangka, disitu tersangka langsung melakukan upaya pembunuhan dengan cara membacok korban secara membabibuta sehingga korban tewas seketika di TKP,” ungkap Rama.

Masih kata Rama, hasil barang bukti penangkapannya yaitu sebuah dompet warna hitam, pakaian yang dikenakan oleh korban dan sebilah senjata tajam jenis Celurit masih terdapat bercak darah serta 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Jupiter milik korban.

“Pasal yang kami sangkakan pada tersangka yaitu pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” terang Rama.

Insert foto: Dua tersangka pelaku Curas

Tak hanya itu, Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., juga mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kampung Mecen, Kel. Bancaran, pada Selasa (21/04/2020).

“Adapun kronologisnya yaitu tersangka dengan menodongkan sebuah pisau kepada korbannya yang main Handphone diatas motornya, kemudian mengancam korbannya untuk menyerahkan sebuah Handphone dan motornya,” tutur Rama.

Atas kejadian tersebut korbannya langsung melaporkan pada Satreskrim Polres Bangkalan.

Baca Juga: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Jaring 22 Pelaku Balap Liar di Jalan Kedung Cowek

“Atas laporan tersebut, Anggota Satreskrim langsung lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang tersangka yaitu Agus Purnomo warga Kel. Tanjung, Kec. Burneh dan Agus Wasim Kurniawan warga Dusun Betarah, Kel. Lamorah, Kec. Trageh,” terangnya.

Menurut Rama, tersangka merupakan spesialis pencurian kendaran sepeda motor di empat TKP daerah Kab. Bangkalan.

“Dan pada saat dilakukan penangkapan keduanya mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri sehingga anggota kami lakukan tindakan tegas terukur pada keduanya mengenai kaki masing-masing terasangka,” tandasnya.

Dari hasil penangkapannya kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU sebagai sarana, 1 (satu) buah kunci leter T, 5 (lima) buah plat nomor dan 1 (satu) buah Handphone serta 1 (satu) buah pisau,” tutup Rama. (Bledex)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!