Residivis Curanmor Bangkalan Nyaris Tewas Dihakimi Masa

 533 total views,  4 views today

Insert foto: Ahmad Baihaki Residivis curanmor

Bangkalan, Indonesia Jaya Naas yang dialami pria yang satu ini, ia nyaris dihakimi massa di pertigaan Tonjung Basel, Burneh, Kab. Bangkalan, lantaran ia mencuri sebuah sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam di kampung Sattoan, Kab. Bangkalan, pada Selasa (28/04/2020) sekira pukul 19.00 Wib.

Diketahui pelaku adalah Ahmad Baihaki (22), warga Dusun Sorok, Desa Sanggra Agung, Kec. Socah, Kab. Bangkalan, ia diamankan unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan dari amukan massa di pertigaan Tonjung Basel, Burneh. Setelah Polisi menerima laporan dari seorang warga.

Foto: Barang Bukti Satu Unit Sepeda Motor Vario Hitam Nopol M 2807 J

Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP. Agus Subarnapraja, S.H., S.I.K., mengatakan, pelaku sudah kami amankan dari amukan massa dan rekannya inisial N (DPO) berhasil kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Pengeroyokan Terdakwa Terpojok Karena Keterangan 4 Orang Saksi

“Kami masih berupaya untuk memburu rekannya yang berhasil kabur,” kata Subarnapraja.

Lanjut Subarnapraja, saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku bahwa ia telah beraksi di 7 (tujuh) TKP didaerah Bangkalan meliputi 3 (tiga) TKP kasus pencurian dengan kekerasan dan 4 (empat) TKP dengan kasus Curanmor, termasuk terakhir di Kampung Sattoan, Bangkalan.

“Kami terpaksa lakukan tindakan tegas terukur mengenai kaki kanan pelaku, lantaran pelaku memanfaatkan dimana negara yang saat menghadapi pandemi Covid-19, dan kami tidak akan pandang bulu pada para pelaku kejahatan, kami akan tembak pelaku kejahatan yang ada di wilayah hukum kami,” beber Subarnapraja.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP. Agus Subarnapraja, S.H., S.I.K., menambahkan, dari hasil kejahatan pelaku kami menyita barang bukti (BB) hasil curiannya yaitu 1 (satu) unit Honda Vario nopol M -2807- J.

“Kami masih terus lakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap pelaku,” pungkas Subarnapraja. (Bledex/N.Alim)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ma'sum Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!