Ada Aliran Dana ke Salah Satu Organisasi Wartawan Sidoarjo

 1,241 total views,  2 views today

Bupati Sidoarjo non aktif H. Saiful Ilah
Bupati Sidoarjo non aktif H. Saiful Ilah

Sidoarjo,Indonesia Jaya – Dalam fakta persidangan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Jumat (24/4/20) lalu muncul pengakuan yang sangat mengejutkan dari Bupati Sidoarjo non aktif H. Saiful Ilah.

Dalam pengakuannya, ia menyebutkan bahwa ada aliran dana sebesar Rp 30 juta yang diberikan kepada Salah Satu Organisasi Kewartawanan Sidoarjo, melalui wartawan berinisial RF saat berada di Pendopo Delta Wibawa untuk study banding ke Kabupaten Banyuwangi.

Pengakuan Bupati Sidoarjo non aktif H. Saiful Ilah itu membuat publik bertanya-tanya terkait netralitas wartawan apabila hal itu benar dan terbukti dalam persidangan.
Aria Yudha, Koordinator Gerakan Rakyat Penyelamat Uang Rakyat (GEMPUR) meminta agar pengakuan Saiful Ilah yang menyebutkan ada aliran dana ke salah satu organisasi kewartawanan Sidoarjo itu untuk segera ditindaklanjuti oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan diusut hingga tuntas.

“Apabila itu benar, maka akan merusak citra wartawan,” kata Aria Yudha, Selasa (5/05/20). Aria mengatakan bahwa selama ini wartawan sangat dipercaya oleh masyarakat karena terkenal independen dalam pemberitaannya. Dengan adanya pengakuan itu, rakyat melihat bahwa ada salah satu Organisasi Kewartawanan Sidoarjo yang memiliki hubungan cukup erat dengan kekuasaan di Kabupaten Sidoarjo.

“Sehingga fungsi kontrol media terhadap kekuasaan sangat lemah. Dan itu terbukti, selama ini tidak ada pemberitaan yang benar-benar netral ketika menyangkut Pemkab Sidoarjo,” tuturnya.

Baca juga : Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Dalam Satu Bulan Tangkap 31 Pelaku Narkoba

Untuk itu, ia berharap agar penyidik KPK benar- benar menindaklanjuti kasus yang menyeret nama lembaga kewartawanan tersebut, karena sudah dua kali kasus korupsi di Kabupaten Sidoarjo melibatkan oknum ataupun lembaga kewartawanan.

“Pada kasus korupsi di PDAM dulu juga ada anggaran yang mengalir ke oknum wartawan, namun tidak pernah ada proses lebih lanjut,” pungkasnya. (to2)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!