Dua Bandit Asal Pasuruan Ditembak Mati Oleh Tim Jatanras Polda Jatim

 586 total views,  2 views today

Kompol Oki Ahadian Kasubdit Jatanras Polda Jatim Dan beberapa anggota saat dikamar mayat RSU Dr Soetomo Surabaya
Kompol Oki Ahadian Kasubdit Jatanras Polda Jatim Dan beberapa anggota saat dikamar mayat RSU Dr Soetomo Surabaya

Surabaya,Indonesia Jaya – Dua bandit sadis pencuri motor ditembak mati Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, selasa (5/5/20) dini hari.

Dua bandit penerima program asimilasi itu didor lantaran menyerang anggota pakai senjata api (senpi) dan parang saat mau ditangkap.

Dua bandit sadis asal Kabupaten Pasuruan itu bernama Zainul Arifin alias Pitik (36) asal Dusun Jogosari, Desa Jogonalah, Kecamatan Pandaan dan M Imron Rosadi alias Baron (40) asal Dusun Kanigoro, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari.

Jenazah salah satu bandit pencuri motor yang ditembak mati Subdit Jatanras Polda Jatim saat sampai di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya

Baca juga : Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19 Tiga Pilar Kec. Sukolilo Laksanakan Penyemprotan Desinfektan

Kedua pelaku ini kami lakukan tindakan tegas {tembak mati} karena melawan anggota menggunakan senpi dan senjata tajam saat kami sergap di kawasan Gempol, Pasuruan,” jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Oki Ahadian Purwono di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya.

Oki menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua bandit ini sudah beraksi di wilayah Trenggalek, Blitar dan Tulungagung, keduanya mencuri motor hingga mobil.

Saat dibuntuti anggota di kawasan Gempol, Pasuruan, salah satu pelaku meletuskan tembakan satu kali ke arah anggota, tetapi tidak kena, sejumlah anggota Jatanras kemudian menghadang kedua pelaku tapi keduanya melawan pakai parang sehingga keduanya harus dilumpuhkan.

Barang bukti senjata api jenis pistol dan parang yang disita Tim Jatanras Polda Jatim, dari kedua bandit pencuri motor yang ditembak mati ditemukan Barang bukti senjata api jenis pistol dan parang yang disita Tim Jatanras Polda Jatim.

Kedua pelaku ini merupakan residivis, pelaku ZA sudah lima kali masuk penjara, sementara pelaku IR sudah enam kali,” jelas Alumni Akpol Tahun 2003 ini.

Dalam penyergapan itu,Tim Jatanras Polda Jatim menyita sejumlah barang bukti di antaranya senjata api {senpi} jenis pistol lengkap dengan beberapa butir peluru tajam dan senjata parang. (Ongki)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!