Kapolsek Genteng Surabaya Tetap Tenang Walau Dimaki Oleh Komunitas Ojol

381 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Kapolsek genteng
Kapolsek genteng

Surabaya,Indonesia Jaya – Kapolsek Genteng Kompol Anggi Saputra terlihat tetap tenang meski dimaki oleh sejumlah Ojol yang antri mendapatkan nasi Kotak dari pihak swasta.

Peristiwa bermula dari adanya laporan bahwa Jalan Gubernur Suryo mengalami kemacetan, setelah dilakukan pengecekan ternyata benar saat ia sampai di lokasi, ratusan pengemudi ojek online (Ojol) membeluber hingga 500 meter.

Padahal saat ini telah dilakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, namun karena kurangnya kesadaran, para ojol pun nekat mengantri dengan dalih lapar dan mengharapkan bantuan makan.

Saya tiba ditempat lokasi yang dilaporkan karena macet ternyata emang benar hampir 500 meter lebih antrian ojol dan warga yang melintas, mereka mengantri berharap mendapatkan bantuan makan dan takjil untuk berbuka puasa,karena ini masih masuk hari PSBB Otomatis saya larang dan saya minta untuk bubar.

Saya seorang diri didepan memberi penjelasan dan petugas lain menghimbau di titik belakang, kebetulan saya melintas saat patroli bersama seorang petugas dan mendapatkan laporan tandasnya.

Baca juga : PAC PP Mulyorejo Beserta Jajarannya Mengadakan Buka Bersama (BUKBER)

Seperti yang terlihat didalam vidio yang sempat viral, Kapolsek Anggi mendapatkan caci maki dari para ojol, bahkan kata-kata kasar dengan suara keras terlontar oleh para ojol, mereka mengaku hanya ingin mengambil makanan saja dan dilarang polisi hanya karena mengantri, mendengar cacian tersebut Kompol Anggi pun menjelaskan secara pelan dan sabar, karena kerumunan ini sangat membahayakan dan berpotensi terjadi penyebaran virus corona.

Saya gak tahu kenapa masih ada pembagian bantuan dengan cara seperti ini, padahal sudah ada aturan PSBB, jadi saya jelaskan pelan-pelan akan kondisi itu karena berkerumun sangat membahayakan, saya minta bubar malah dicaci maki tapi saya tetap lakukan pembubaran,” tandas Anggi.

Melihat kondisi itu ternyata tak ada pemberitahuan pembagian makanan kepihak kepolisian, sehingga tak ada satu petugas baik TNI, Polri, Satpol PP maupun Dishub yang menjaga dan mengatur, padahal bank besar tersebut harusnya bisa memberikan contoh yang bijak buat warga dan komunitas lain. (onk)

Bagikan berita ini

PERHATIAN !!!

Lowongan

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *