Dua Pemalsu SIM Dan STNK Telah Tertangkap

 392 total views,  2 views today

Dua tersangka pemalsu SIM dan STNK ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari
Dua tersangka pemalsu SIM dan STNK ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari

Surabaya,Indonesia Jaya – Polisi Surabaya kembali mengungkap tindak pidana pemalsuan dokumen Negara berupa SIM dan STNK, tiga pelakunya diamankan dan salah satunya wanita.

Pelakunya yakni, Ainur Rofiq (39) warga Dusun Toyaning Rt.001 Rw. 004 ds.Toyaning Rejoso Kabuoaten Pasuruan, Sumarno (39) asal Jalan Banyu Urip Lor Gg. 6 Surabaya dan Septiani, warga Surabaya.

Ketiganya diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari di Taman Bungkul Jalan Darmo Surabaya, pukul 07.30 WIB.

Mereka diamankan setelah Polsek Tegalsari mendapat laporan informasi dari masyarakat bahwa di daerah Taman bungkul sering digunakan transaksi jual beli Stnk Palsu, dan SIM palsu.

Baca juga : Pasar Simo Dan Pasar Simogunung Sementara diTutup Oleh Pemkot

Kemudian anggota Reskrim menelusiri kebenaran laporan tersebut hingga berhasil mengamankan Ainur Rofiq serta barang buktinya berupa SIM A dan STNK yang diduga palsu.

Pelaku itu akhirnya dibawa ke Polsek Tegalsari untuk di mintai keterangan lebih lanjut dan dari hasil penyidikan, kemudian dilakukan penggeledahan di rumahnya didaerah Rejoso Kabupaten Pasuruan dan disita kembali barang bukti.

Barang bukti itu seperti, STNK palsu, SIM A dan C palsu, kertas foto, stempel, laptop, Print, gunting, penggaris, pensinl 2B, silet, kertas gosok, beb castel {pewarna}, dan alat-alat untuk membuat dokumen palsu.

Kapolsek Tegalsari Kompol Argya Satria Bhawana mengatakan, adapun cara pelaku membuat STNK palsu adalah STNK yang sdh tidak berlaku olehnya tulisan dikerik dan ketika bersih ditulis dengan menggunakan pensil 2B dan kemudian dikasih lem glukol lalu dikeringkan.

Sementara untuk membuat SIM palsu, kertas foto diprint dan SIM yang habis masa berlakunya dirubah sehingga SIM tersebut menjadi masa berlakunya hidup Dan pejabat yang tanda tangan masih pejabat yang lama sehingga SIM tersebut palsu, sebut Argya Bhawan, Minggu (10/5/20).

Dalam menjalankan penipuan ini dia dibantu oleh Sumarno alias Gondrong yang berperan mencarikan bahan STNK yang sudah tidak berlaku.

Atas perbuatan yang dilakukan tersangka itu mengakibatkan kerugian dari sisi pendapatan pajak yang masuk ke Negara.

Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan serta pengembangan lebih lanjut dan sudah dilakukan penahanan dalam penjara.

Pelaku Sumarno dalam menjalankan tindak pidana tersebut juga dibantu teman wanitanya yang bernama Seftiani yang juga sudah ditahan, ucap Argya Bhawana (Onk)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!