Heboh, Warga Situbondo Temukan Jasad Bayi di Tempat Sampah

 388 total views,  2 views today

Foto polisi saat mengevakuasi jasad bayi ke rumah sakit
Foto polisi saat mengevakuasi jasad bayi ke rumah sakit

Situbondo,Indonesia Jaya – Sesosok jasad bayi berjenis laki-laki ditemukan di tempat sampah terbungkus tas kresek warna hitam di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (14/5/20) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat ditemukan pertama kali oleh Agox Tato (50), salah seorang warga Desa Sumberanyar, saat memanjat pohon hendak mengambil pakan ternaknya (ramban), sesampai diatas pohon melihat bungkusan plastik dikerumuni lalat ditempat sampah dipinggir jalan disamping pohon dipanjatnya.

“Awalnya saya mengira bangkai ayam, setelah saya buka ternyata mayat bayi laki laki terbungkus kain garis garis dan kresek merah didalam tas kresek warna hitam yang sudah terpisah dengan ari arinya,”ucapnya.

Baca juga : Danpos Ramil Binakal Hadiri Giat Persiapan Pemberian KKS BNPT Perluasan Di Kecamatan Binakal

Selanjutnya Agox langsung melaporkan kepada perangkat desa setempat atas penemuan jasad bayi tersebut dan diteruskan ke pihak kepolisian dan bidan setempat.

“Selang beberapa saat kepala desa bersama kepolisian juga bidan Irma datang ke TKP, memeriksa jasad bayi tersebut sebelum dievakuasi ke RSUD Asembagus,” ujarnya.

Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto mengatakan, diperkirakan bayi itu baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan. Jasad bayi laki-laki itu sudah terpisah dengan ari arinya diduga di tarik paksa. Jasad bayi tersebut sudah di evakuasi ke rumah sakit guna untuk dilakukan outopsi.

“Kondisi jasad bayi terdapat luka didada, menurut keterangan petugas medis, ari ari terpisah diduga ditarik paksa. Kami masih menyelidiki kasus pembuangan Jasad bayi ini. Termasuk untuk mengungkap siapa orang tua pembuang bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut,”terang Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto. (H.5)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!