Ratusan Para Kuwu Se-Kab. Cirebon Padati Ruang Gedung DPRD Kab. Cirebon

 398 total views,  2 views today

H. Mohammad Luthfi ST., M.Si ketua DPRD Kab. Cirebon
H. Mohammad Luthfi ST., M.Si ketua DPRD Kab. Cirebon

Cirebon,Indonesia Jaya – Ratusan kepala desa atau kuwu di Kabupaten Cirebon, melakukan aksi protes terkait anggaran covid yang ada di desa masing masing kuwu,bertempat di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Senin (8/6/20).

Hal itu terkait dengan adanya pernyataan dari salah satu Anggota DPRD Kab. Cirebon Aan Setiawan disalah satu Stasiun Televisi lokal, pada Jumat (5/6/20), yang menuding para kuwu di Kabupaten Cirebon yang “bermain” terkait data penerima bantuan terdampak Covid-19. Hingga menuai Kontra para kuwu se-Kabupaten Cirebon, pasalnya pernyataan anggota DPRD tersebut dirasa menyinggung para kuwu. Ratusan kuwu tersebut melakukan audiensi dengan pimpinan anggota DPRD Kabupaten Cirebon di ruang rapat paripurna. Namun saat audiensi baru saja berlangsung, kericuhan sempat terjadi, sehingga menyebabkan adanya kerumunan.

Akibat audiensi yang semakin memanas, ratusan kuwu diminta untuk meninggalkan ruang rapat paripurna, namun tepat di halaman gedung, massa enggan meninggalkan lokasi dan beberapa di antaranya melakukan orasi.

Baca : Semangat Hari Lahir Pancasila Dalam Giat CDC sebagai Momentum Refleksi | Grebeg Masker Dan Edukasi Elemen Bersatu Bersama

Seperti pernyataan salah satu kuwu yang tidak mau di sebutkan” “Aan sudah menjelek-jelekkan para kuwu saat talk show di tv tersebut, dan Kami atas nama para kuwu minta klarifikasi dan meminta agar Aan mundur dari jabatannya. Kami sudah bulat minta Aan mundur. Sebab, kata “anggota DPRD yang terhormat” tidak pantas disematkan untuk Aan yang menjadi wakil rakyat selama empat periode tersebut.

Disisi lain menurut keterangan dari ketua DPRD Kab. Cirebon  H. Mohammad Luthfi, S.T.,M.Si. Mengatakan pada media, ya sebenarnya sih ini hanya adanya miss comunications dengan salah satu anggota DPRD, hingga menuai kontra oleh para kuwu yang ada di kabupaten Cirebon, dan kami atas nama DPRD meminta maaf yang sebesar besarnya atas pernyataan salah satu anggota kami yang menyebabkan para kuwu marah besar, sekali lagi mohon maaf dan kejadian ini sebagai bahan pembelajaran kami agar kedepan bisa berusaha lebih baik lagi.” pungkasnya (Yatno)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!