Konferensi Pers, Pengungkapan Kasus Kekerasan Oleh Perguruan Silat di Kab. Situbondo

102 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Foto Konferensi Pers berlangsung di depan halaman Polres Situbondo
Foto Konferensi Pers berlangsung di depan halaman Polres Situbondo

Situbondo,Indonesia Jaya – Pengungkapan kasus kekerasan oleh perguruan silat oknum PSHT di Situbondo yang akhirnya menetapkan 45 Tersangka yang kemungkinan juga nanti bertambah.

Press Release dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. di dampingi Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R. Pitra Andrias Ratulangie, S.I.K., M.M. Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol. Puji Hendro Wibowo dan Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, S.I.K., M.Hum di dampingi oleh Kasat Kasat. Dalam Kesempatan itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Trunoyudo mengungkapkan bahwa, “Kasus ini sebelumnya 80 orang oknum anggota PSHT diperiksa. Kemudian 45 orang ditetapkan sebagai tersangka yakni 9 orang pada hari Minggu tanggal (09/08/20) sore sekitar pukul 14.00 wib.

Kemudian kejadian yang kedua pada dini hari Senin sekitar pukul 02.00 WIB tanggal (10/8/20) terdapat 36 orang saat pengeroyokan dan pengerusakan.
Dan Kombes Pol. Trunoyudo selaku Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, Kejadian ini seharusnya tidak terjadi dan sangat menyesalkan, sangat menyayangkan sekali sebuah ormas, atau organisasi apapun tujuannya melindungi masyarakat bukan malah merusak. Bukan lantas menjadi kontra produktif dan yang lebih di sesalkan lagi melibatkan anak-anak, apalagi ini Jelang HUT ke 75 Kemerdekaan RI.

Hal ini pun seharusnya tidak perlu terjadi di daerah manapun. Ditempat yang sama, Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R. Pitra Andrias Ratulangie, S.I.K., M.M. menambahkan, “Hal ini terjadi di dua Desa tersebut terjadi di satu lokasi yang hanya dipisahkan oleh jalan Desa”.

Baca juga : Pelaku Penipuan Modus Barang Grosir Diringkus Polisi

Dijelaskan bahwa dalam kasus ini 45 orang tersangka akan dikenakan pasal 170, 214, 216 junto 55 56 KUHP, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan paling lama 8 tahun.

“Sedangkan untuk kasus tersebut tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka jika ditemukan bukti dari pemerikasaan lanjutan.

Semua tersangka adalah warga Situbondo. Seluruh masyarakat Situbondo agar bersama-sama menjaga situasi Situbondo tetap kondusif”, pungkasnya. (H.5)

Bagikan berita ini

HUT 661 PEMKOT PROBOLINGGO

Advertising

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *