Salah Satu Calon di Pilkada Surabaya Positif Covid 19

51 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Pasangan Machfud Arifin dan Mijiaman telah mendaftar ke KPU Surabaya
Pasangan Machfud Arifin dan Mijiaman telah mendaftar ke KPU Surabaya

Surabaya,Indonesia Jaya – Tim Pemenangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Machfud Arifin – Mujiaman belum mendapatkan informasi resmi tentang hasil tes swab dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau RSU dr Soetomo Surabaya.

“Hasil swab tanggal 7 (Agustus) kemarin kami belum terima dari KPU atau rumah sakit Soetomo,” kata Ketua Tim Pemenangan MA–Mujiaman, Miratul Mukminin saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/20).

Miratul menjelaskan, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman juga menjalani tes swab di dua rumah sakit berbeda sebelum pendaftaran di KPU, (5/9/20)

Hasil tes swab di dua rumah sakit berbeda itu negatif Covid-19.

“Hasil tes itu sebagai syarat pendaftaran ke KPU,” jelasnya.

Baca juga : PAC Pemuda Pancasila Mulyorejo Bersama Srikandi, Bagi – Bagi 1000 Masker Gratis

Miratul belum bisa bicara banyak terkait pernyataan KPU surabaya yang menyebutkan seseorang bakal calon walikota atau wakil walikota Surabaya ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihaknya siap menaati prosedur yang berlaku jika salah satu kandidatnya dinyatakan positif Covid-19.

“Karena Covid-19 ini bukan aib dan siapa saja bisa kena,kalau hasilnya demikian, tentu kami akan mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan yang ada,” kata Miratul.

Sebelumnya, salah seorang bakal calon wali kota atau wakil walikota Surabaya disebut positif Covid-19. Informasi itu berdasarkan pemberitahuan surat hasil tes swab dari RSU dr Soetomo kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Rabu (9/9/20).

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya Soeprayitno, menolak menyebutkan identitas calon kepala daerah itu.

“Kami sudah menyerahkan hasil tes tersebut kepada calon yang dimaksud,” kata Soeprayitno saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tahapan pemeriksaan kesehatan terhadap calon kepala daerah itu harus ditunda.

“Calon yang bersangkutan diwajibkan isolasi mandiri sampai 17 September,tapi kalau memang dibutuhkan waktu lagi untuk isolasi mandiri maka akan ditambah 3 hari lagi,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, KPU Surabaya sudah menerbitkan regulasi khusus untuk tahapan tes kesehatan bagi pasangan calon di Pilkada Surabaya.

Pilkada Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon Walikota dan Wakil walikota.

Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman didukung delapan partai politik, yakni Nasdem, PKB, Gerindra, PAN, PPP, Demokrat, PKS, dan Partai Golkar.

Terakhir, pasangan Eri Cahyadi-Armuji yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Solidarias Indonesia (Red)

Bagikan berita ini

HUT 661 PEMKOT PROBOLINGGO

Advertising

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *