Dibakar Api Cemburu,Membacok Tetangganya Sendiri

 160 total views,  2 views today

 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum S.Si.,MH. Menunjukan barang bukti saat jumpa Pers.
Caption Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum S.Si.,MH. Menunjukan barang bukti saat jumpa Pers.

Surabaya, Indonesia Jaya – Unit Reserse Mobil Kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap tersangka pembunuhan di Jalan Wonosari Wetan Gang 2 E. Pelaku berinisial Mat Nadin 55 tahun ditangkap di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. malam {16/10/2020}

Mat Nadin mengaku tidak menyesal usai membacok tetangganya berinisial Achmad Suhandi 55 tahun hingga meninggal dunia, bahkan MN mengaku puas usai membunuh AS.

“Saya tidak menyesal pak. Dan saya siap dipenjara,” ujarnya saat jumpa pers di Mapolres Tanjung Perak Surabaya, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Usai membunuh AS, MN mengaku langsung kabur ke rumah orang tuanya di Sampang, Jawa Timur. Ia mengaku membacok tetangganya hingga tewas karena sering mengganggu istrinya.

“MN Sering ganggu istri saya. Saya sudah sering kasih tahu (korban) tapi terus tidak dihiraukan,” tuturnya.

Sementara Kepala Kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum S.Si.,MH.,menjelaskan tersangka MN ditangkap oleh Reserse Mobil,Satuan Reserse Kriminal di wilayah Sampang, Jawa Timur. Ia mengatakan penangkapan terhadap tersangka hanya membutuhkan waktu 8,5 jam sejak kasus pembunuhan tersebut dilaporkan ke polisi.

“Motif pembunuhan ini adalah karena rasa cemburu,terhadap tersangka kami kenakan pasal 338, dan atau 340 KUHP ancaman hukuman penjara seumur hidup,” kata Ganis.

Ganis menjelaskan kronologis pembacokan dilakukan MN kepada AS berawal dari korban yang sering mengganggu istri tersangka. Bahkan, kata Ganis, tersangka sudah berkali-kali menegur Ahmad Subandi untuk tidak mengganggu istrinya.

“Kemudian tersangka sakit hati dan tersangka sebelum melakukan pembunuhan sudah membeli celurit. Celurit ini sudah dibelinya 1 minggu sebelum kejadian,” kata dia.

Ganis mengaku tersangka mempunyai niat membunuh saat melintas di depan rumah korban. Saat itu, MN melihat AS berada di rumahnya. MN langsung pulang untuk mengambil celurit yang sudah dibelinya dan langsung menyabetkan celurit tersebut ke AS dan AS mendapatkan luka-luka di sebelah kanan dan juga dari dada hingga perut,” tuturnya.

Ganis menambahkan perselisihan antara MN dan AS sudah terjadi sejak tahun 2017. Perselisihan terjadi akibat AS sering mengganggu istri MN.

“Intinya bahwa dia (korban) sering mengganggu istrinya dan itulah muncul rasa sakit hati. Karena sudah diingatkan tetapi tetap saja mengganggu istrinya,” ucapnya.{Onk}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!