Sinergi Program Kemitraan Masyarakat Universitas Brawijaya Dengan Industri Rumah Tangga Ikan Layur (Trichiurus Savala) Kering

 584 total views,  2 views today

(pojok kiri) pemilik UKM Mawardi foto bersama dosen Universitas Brawijaya Malang
(pojok kiri) pemilik UKM Mawardi foto bersama dosen Universitas Brawijaya Malang

Lamongan,Indonesia Jaya – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya bersama Program Kemitraan Masyarakat, dikenal ‘PKM’ menjadi salah satu program populer Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2020. PKM difokuskan untuk melakukan transformasi teknologi tepat guna kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini, Tim PKM dengan judul “PKM Industri Rumah Tangga Ikan Layur (Trichiurus savala) Kering”. Tim PKM yang tergabung dari 3 dosen dan 6 mahasiswa yang diketuai oleh Candra Adi Intyas, S.Pi., MP. dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang, berusaha mengurai permasalahan produksi dan merumusan solusi yang dialami oleh mitra. Solusi yang diberikan adalah penyediaan beberapa sarana produksi, seperti bak pencucian, jaring (net) penjemuran, dan pemberian bantuan alat pemecah es balok.

Foto UKM Mawardi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya
Foto UKM Mawardi bersama mahasiswa Universitas Brawijaya

Selain itu, Tim juga melakukan edukasi terkait perbaikan mutu produksi yang di dalamnya memuat sanitasi, higienis, dan cara pengemasan yang baik, dengan melakukan transformasi ilmu dan teknologi kepada salah satu UKM ikan layur kering di Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur. (2/10/20).

UKM yang disasar tersebut bernama UKM Mawardi yang diambil dari nama pemiliknya, yaitu Mawarni, dulunya seorang nelayan, tetapi dengan berjalannya waktu, Mawardi merintis usaha pengeringan ikan, salah satunya ikan layur. Ikan layur menjadi produk unggulan UKM tersebut karena memiliki prospek pasar yang bagus, dan disukai konsumen. Rasa ikan layur sendiri, sangat gurih dan krispi.

Saat pengemasan produk UKM Mawardi
Saat pengemasan produk UKM Mawardi

Candra Adi Intyas, S.Pi., MP menyampaikan,”Tim PKM ini juga tengah melakukan pengujian mutu atau gizi untuk membantu mitra menginformasikan status gizi pada produk ikan layur kering, dan ini menjadi syarat utama yang harus dimiliki jika produk pangan akan diedarkan di pasar. Tim PKM dan mitra sendiri bersama-sama sinergi untuk kemandirian usaha dan kemajuan UKM.” Ujarnya

Baca juga : Panwascam Kec. Rungkut Salah Sasaran, Dikira Kampanye Padahal Rapat Konsolidasi

Beliau Menambahkan,” Melalui PKM ini, diharapkan dapat menstimulus mitra untuk mandiri dan tangguh di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini. Keberlanjutkan usaha, khususnya UKM bukan hanya karena kondisi pasar yang tidak menentu, melainkan kondisi diri sendiri yang mulah loyo dan menyerah. Bersama UKM pasti bisa, dan mari kita kampanyekan untuk belanja produk UKM asli Indonesia.” Pungkasnya. (Arifin)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *