Diduga Pemalsuan Sertifikat, Oknum Kades Peleyan Terlibat

 246 total views,  2 views today

Moh. Khalil, S.H. kuasa hukum dari Cindy Afifa Carolina
Moh. Khalil, S.H. kuasa hukum dari Cindy Afifa

Situbondo,Indonesia Jaya – Hasno alias H. Mansyur berdasarkan buku krawangan desa peleyan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo dan sertifikat hak milik (SHM) nomor 54 tahun 1966 yang terletak di desa peleyan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo dengan sebutan “SEJEMBU’, Minggu (1/11/20).

Tanah sawah tersebut dimiliki dan dikuasai clien kami telah berlangsung bertahun-tahun lamanya semenjak bapak pak saya masih hidup yakni sampai almarhum H. Mansyur hingga sekarang dimiliki dan dikuasai kepada kami selaku ahli waris, tanah sawah tersebut ditanami tebu hingga sekarang (baru selesai panen dan di kopras).

Foto tanah sawah di desa peleyan kecamatan Panarukan kabupaten Situbondo
Foto tanah sawah di desa peleyan kecamatan Panarukan kabupaten Situbondo

Menurut kuasa hukum dari Cindy Afifa Carolina, yaitu Advokat muda Moh Khalil, S.H Kecamatan mangaran Kabupaten Situbondo. Tanah sawah tersebut tidak pernah saya dijual atau dipindahtangankan kepada orang lain sejak almarhum H. Mansyur masih hidup hingga sekarang tetapi dimiliki dan dikuasai clien kami selaku ahli warisnya, akan tetapi tanggal 17 september 2020 atau setidak-tidaknya bulan September 2020 tanah sawah tersebut tiba-tiba diserobot dengan cara ditanami jagung oleh orang lain, padahal sawah tersebut masih terdapat tanaman tebu milik clien kami.

Selain tanah sawah clein kami diserobot taman tebu milik clein kami ada 4 di obat oleh orang lain yang menyebabkan tebu tersebut mati atau kering, clien kami tidak tahu siapa yang menyerobot tanah sawah dengan cara ditanami jagung dan mengobati tebu hingga kering, pungkas khalil.

Selanjutnya clein kami juga melihat banner dengan tulisan tanah hak milik ini telah bersertifikat hak milik nomor 01549 atas nama unsila Tammiya Artawan luas 15 .7 10 M2 setelah kami telusuri ternyata baru terbit sekitar bulan September tahun 2020, clein kami sampaikan bahwa tanah sawah kami tersebut telah bersertifikat hak milik nomor 54 tahun 1966 atas nama B.H. Rafi’a dengan terbitnya SHM baru nomor 01549 atas nama Unsila Tammiya Artawan tersebut berarti terbit tumpang tindih SHM atau ganda

Baca juga : Peringati HUT ke-61, Pemuda Pancasila Surabaya komitmen bantu atasi Covid-19

Berdasarkan fakta clein kami sampaikan di atas tersebut fakta bahwa badan pertanahan Nasional Situbondo telah menerbitkan 2 sertifikat hak milik SHM yakni nomor 54 atas nama B.H.Rafi’a tertanggal tahun dan nomor 01549 atas nama Unsila Tammiya Artawan yang diterbitkan / dikeluarkan sekitar bulan September tahun 2020.

Harapan Clein kami sebelum melakukan upaya pidana hukum dengan cara melakukan pelaporan pihak-pihak yang diduga kuat melakukan atau memberikan keterangan palsu dalam akta jual beli secepatnya mencabut semua atau seluruh berkas entah apa caranya silakan sebelum clein kami mengupayakan pelaporan, ucap pengacara muda Moh Khalil, S.H.(H.5)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: Ipin

SELALU MENJADI YANG LEBIH BAIK, ''Kalau Benar Kenapa Harus Takut, Kalau Bersih Kenapa Harus Risih"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *