HOAK,,!!Wakil Walikota Probolinggo Mochammad Soufis Subri Di Kabarkan Meninggal

 141 total views,  2 views today

 

WA HOAX
WA HOAX

Probolinggo, Indonesia Jaya – Menyikapi banyaknya berita hoax yang beredar tentang meninggalnya Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri dibantah oleh pihak keluarga dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo.

Sejak Selasa (24/11/20) sore, tersebar informasi yang mengabarkan Wawali Subri yang tengah berjuang melawan COVID 19 telah meninggal dunia pada pukul 14.00. Informasi yang disebarkan oleh pihak tertentu ini tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya.

Berdasarkan klarifikasi pihak keluarga, yaitu anak semata wayang Wawali Subri, Sayidah Rafi Dianya Sabri menegaskan bahwa orangtuanya masih berada di ruang ICU di RSUD dr Sutomo Surabaya.

“Sambung doanya, mohon doanya kepada semua, agar Abah (Wawali Subri) bisa segera membaik. Sambung doanya ya, karena Abah butuh doa dan semangat,” ujar Sayidah, lewat sambungan seluler, Selasa (24/11/20) malam, pukul 19.00.

Ia juga berharap kepada semua pihak agar tidak menyebarkan berita yang tidak benar. Sayidah pun meminta maaf kepada semua pihak yang telah menghubunginya tetapi ia belum membalas semua pesan yang masuk ke handphonenya.

“Kami disini masih terus berdoa, selalu berdoa untuk kebaikan Abah. Tolong jangan menyebarkan hal-hal yang buruk. Mohon doanya untuk Abah,” ungkap Sayidah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Aman Suryaman berharap masyarakat tidak menyebarkan berita yang sudah beredar secara masif tersebut. “Sampai malam ini, Wakil Wali Kota masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Jadi, berita itu tidak benar. Hoax,” tegasnya.

Aman sempat menghubungi Jubir Satgas Penanganan COVID 19 Kota Probolinggo, dr Abraar HS Kuddah terkait kondisi terkini Wawali Subri. ”Kondisi stabil on ventilator,” kata Aman, membacakan pesan singkat dr Abraar.

“Masyarakat jangan lagi ikut menyebarkan, karena informasi meninggalnya Wakil Wali Kota, Subri adalah hoax,” imbuhnya. (SB)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!