Diduga PT SUPRATEX Melakukan Pembuangan Limbah Sembarangan

 331 total views,  4 views today

 

Saluran Pembuangan Limbah Dari PT
Saluran Pembuangan Limbah Dari PT. SUPRATEX

Mojokerto, Indonesia Jaya – Ulah nakal perusahan dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah masih saja terjadi,ini terjadi di wilayah hukum polres kabupaten Mojokerto, tepatnya di wilayah Mojosari. PT.SUPRATEX diduga melakukan pencemaran lingkungan yakni melakukan pembuangan limbah di aliran got yang menuju ke aliran sungai.

Selasa 1/12/20 sekitar pukul 08.30 wib awak media Indonesia jaya melintas dari Mojosari menuju kearah Krian,saat melintasi wilayah ngrame,ada pemandangan yang sangat kotor dan berbau,saat di telusuri dari mana asal pembuang yang diduga limbah cair, ternyata titik akhir berada tepat didepan pabrik pengolahan kertas yaitu PT.SUPRATEX sepanjang kurang lebih 200 meter yang terlihat masih berwarna pink.

Saat tim menghampiri pabrik itu,didepan sudah dihadang oleh security dan tidak diperkenankan masuk, saat kita tanya air apa ini pak yang dibuang, security enggan menjawab dan diarahkan langsung aja ke kantornya mas,jawab security kepada awak media Indonesia jaya.
Dari temuan ini,tim langsung bergegas menuju DLH(dinas lingkungan hidup)yang tidak jauh dari pabrik kertas itu untuk menyampaikan temuan ini.

Saat tiba di DLH tim bermaksud untuk menghadap kepala dinas yakni didik Chusnul yakin,namun tidak dapat ditemui dan tidak ada dikantor,selanjutnya tim ditemui oleh Aminudin selaku Kabid penaatan lingkungan hidup
Dari keseluruhan penyampaian tim,pada saat itu pula Aminudin memerintahkan anggotanya bernama Zulfikar dan anggota lainnya untuk mengambil seample air yang diduga limbah cair itu,hanya perjalanan lima menit anggota sudah sampai lokasi dan langsung mengambil contoh air yang ada di aliran sungai itu,setelah selesai mengambil air Zulfikar mengatakan kepada tim media Indonesia jaya,bahwa untuk mengetahui zat yang terkandung di air ini memerlukan waktu kurang lebih dua minggu.

Dinas Lingkungan Hidup
Dinas Lingkungan Hidup

Pengelolahan limbah cair harus sesuai dengan standar yang ada, dalam hal ini membutuhkan peran pemerintah untuk melaksanakan sesuai dengan ketentuan. Peran pemerintah dalam hal ini adalah memberikan izin mengenai pembuangan limbah cair yang dilakukan oleh pelaku usaha perorangan atau badan yaitu Izin Pembuangan Limbah Cair. Izin tersebut dikeluarkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang yang berisikan syarat-syarat yang digunakan sebagai standar untuk pembuangan maupun pengelolaan limbah cair. Izin yang dikeluarkan oleh pejabat pemerintah tersebut apabila dilanggar akan mendapatkan sebuah sanksi berat terhadap pelaku dan perusahaan yang membuang limbah cair tanpa izin dan latar belakang limbah.Limbah adalah zat sisa yang tidak berguna lagi dan dibuang dan bukan dibuang sembarangan. Ada banyak sekali jenis limbah yang ada di sekitar kita. Beragam jenis limbah tersebut seperti limbah pabrik, limbah rumah sakit, limbah rumah tangga dan limbah lainnya. Semua limbah-limbah ini dibuang karena sudah tidak ada lagi fungsinya. Jika pun ada fungsinya, biasanya masyarakat tidak bisa membuat limbah tersebut untuk dimanfaatkan.

Rabu 3/12/20 tim media Indonesia jaya mendatangi lagi kantor PT.SUPRATEX untuk menemui pengurus dan untuk konfirmasi,tapi yang bersangkutan tidak ada ditempat karena sakit,ungkap penjaga toko sekaligus kantor PT.SUPRATEX,lalu tim kembali ke perusahaan lagi-lagi dihadang security dan tidak diijinkan masuk. Menyambung kembali ke dinas lingkungan hidup,tim media Indonesia jaya kembali menemui Aminudin,kali ini Aminudin dengan tegas menyatakan bahwa PT.SUPRATEX sudah melanggar ijin pembuangan limbah,dalam hal ini Aminudin berjanji akan memanggil pemilik perusahaan guna dimintai keterangan terkait pembuangan limbah cair itu.(IS)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!