Diduga Pembangunan Proyek Gapura Gebangsari Hanya Mau Menghabiskan Anggaran Dana Desa

 143 total views,  2 views today

 

Proyek Gapura yang sedang dibangun
Proyek Gapura yang sedang dibangun

Mojokerto, Indonesia Jaya – Diduga hanya untuk menghabiskan anggaran dana desa, proyek gapura terkesan buru buru dibangun,kenapa demikian?.Sabtu 5/12/2020

Saat masyarakat lagi menghadapi berbagai kesulitan dengan adanya covid 19,sebuah pemerintahan desa yang ada di wilayah kecamatan Jatirejo terkesan hanya menghambur hamburkan anggaran dana desa,dimana ada pembangunan gapura ditengah perkebunan tebu,jadi yang dikerjakan itu jauh dari kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat.

Rabu 25/11/20 saat tim awak media Indonesia jaya mendatangi kantor kelurahan gebangsari kecamatan Jatirejo guna konfirmasi terkait proyek gapura yang ada di sekitar perkebunan tebu itu, namun kades terkesan sangat tertutup, saat ditanya sumber dana dari mana dan anggaran berapa untuk bangunan gapura itu, apakah menggunakan dana desa atau dana yang lain, terlebih lagi manfaat dari pembangunan gapura itu belum begitu diperlukan bagi masyarakat sekitar,bila masih ada anggaran untuk masyarakat,mendingan dipergunakan untuk sektor lain aja,kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Sabtu 5/12/20 tim awak media Indonesia jaya kembali ke lokasi pembangunan gapura itu,dari pantauan dan pengamatan kami,dari proses pembangunannya terkesan liar dan saat kami konfirmasi mandor proyek itu terkait spesifikasi dari bangunan itu,mandor itu sepertinya gugup, yang lebih konyol lagi,penguat pondasi gapura itu tidak sepenuhnya menggunakan batu kali,nampak ada beberapa bata ringan yang dipasang,ditambah saat pengadukan untuk perekatnya masih dengan cara manual, meskipun disitu ada mesin molen kenapa gak digunakan.Nampak sekali hasil campuran tidak sempurna tentunya ini akan menentukan kualitas daya rekat bangunan itu,dari sini kita semua bisa menilai ada unsur apa ini?.

Lurah Nyoto
Lurah Nyoto

Apabila menggunakan dana desa, mestinya pemerintah desa harus terbuka dan transparan dalam pengolahan nya.Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi Pemerintah Daerah Provinsi dalam memfasilitasi penggunaan Dana Desa melalui pendampingan masyarakat Desa, dan untuk memberikan acuan bagi Desa dalam menyelenggarakan Kewenangan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa yang dibiayai Dana Desa.(Bdet)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!