Pilkada Tahun Ini Sangat Unik

 172 total views,  2 views today

 

Para peserta saat mengikuti pencoblosan
Para peserta saat mengikuti pencoblosan

Mojokerto, Indonesia Jaya – Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya,kali ini suasana dan kondisi lain daripada yang lain,demi memutus rantai peredaran covid 19 protokol kesehatan pun dilakukan oleh warga dusun keputran RT17,RW8 desa kutorejo, kecamatan kutorejo di TPS 6,dalam menyalurkan hak pilih dalam pilkada Mojokerto guna memilih bupati untuk 5 tahun kedepan. Demi lancarnya proses pemilihan pilkada kabupaten Mojokerto ini,pihak penyelenggara menerapkan beberapa aturan ketika akan masuk bilik suara,tahap awal yang harus dijalani pemilih yakni harus tes suhu badan calon pemilih,lalu dikasih sarung tangan oleh petugas KPPS yang terbuat dari plastik yang sangat tipis,juga tersedia berbagai peralatan lainnya.

Maka dalam hal ini protokol kesehatan pun sudah dilaksanakan oleh masyarakat,namun yang jadi pertanyaan saat ini atau yang terjadi kedepan,dengan adanya tambahan dan apakah dalam hal ini tidak terjadi pembengkakan dalam anggaran pemilu,lalu siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini?. Rabu 9/12/20

Saat tim awak media Indonesia jaya sedang menjalankan profesinya sebagai seorang jurnalis,juga sebagai peserta pemilih pilkada kabupaten Mojokerto.

Untuk tahun ini kabupaten Mojokerto ada tiga calon yang bertarung untuk merebutkan kursi bupati, untuk no 1.pasangan dari ikfina dan Gus bara,untuk Paslon no 2.yoko dan nisa dan Paslon no 3 ada Ipung dan titik. Dari ketiga Paslon itu semua sangat berimbang dalam pertarungan kali ini,hanya saja sempat ada sedikit polemi dan isu untuk menjatuhkan dari salah satu Paslon itu,namun berkat kesigapan dari aparat terkait dan beberapa elemen masyarakat kondisi yang sempat memanas dapat terkondisikan dengan baik.

Pada saat kampanye,dari seluruh Paslon semua menjanjikan yang terbaik pada masyarakat,tidak ada yang menjanjikan yang tidak baik,akan tetapi setelah terpilih banyak yang akan lupa janjinya,semoga dari semua Paslon dimanapun ketika nanti terpilih sebagai pemimpin tidak akan melupakan janji ketika kampanye,karena sejauh ini masyarakat berharap akan ada pemimpin yang bisa mengayomi dan memberikan kemakmuran dengan program-progam yang ada. (Bdet)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *