Satgas Gugus Covid 19 Memberi Teguran Pemilik Rumah Makan Soto Dhok

 116 total views,  2 views today

 

Polsek Dlanggu
Polsek Dlanggu

Mojokerto, Indonesia jaya – Menindak lanjuti terkait pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh pemilik rumah makan soto dhok Mbah Saolan ,Selasa 15/12/20 tim awak media Indonesia jaya kembali mendatangi Polsek Dlanggu guna konfirmasi terkait tindakan apa yang sudah dilakukan oleh pihak jajarannya yang notabene salah satu personil anggota gugus covid 19.

Menurut keterangan AKP. Purnomo selaku Kapolsek Dlanggu,pada saat ada informasi terkait kerumunan yang tanpa ijin itu,langsung saya menghubungi Camat Dlanggu karena dalam hal ini Camat selaku ketua gugus covid 19 kecamatan Dlanggu dan juga Koramil Dlanggu, ungkap Kapolsek kepada tim awak media Indonesia jaya,dan saat itu pula anggotanya sudah ke lokasi guna menindak lanjuti penyampaian itu.

Ketika kami konfirmasi langkah dan tindakan apa yang sudah dilaksanakan oleh jajaran satgas gugus covid 19 itu,Kapolsek mengatakan sudah memberi teguran,tapi dalam hal ini Kapolsek belum bisa menjelaskan bentuk teguran kayak apa,untuk langkah selanjutnya jajarannya akan kordinasi lagi dengan satgas gugus covid 19 dalam penanganan ini.

Tim Awak Media saat Konfirmasi ke kantor Kapolsek Dlanggu
Kapolsek Dlanggu menerima ke dagangan tim awak Media Indonesia Jaya

Kapolsek Dlanggu juga mengatakan terima kasih kepada rekan-rekan media juga masyarakat yang sudah membantu mengawasi satgas gugus covid 19 ini, masyarakat sendiri yang harus menyadari dan menerapkan protokol kesehatan bisa berjalan sesuai aturan pemerintah,maka akan sangat sulit untuk memutus rantai penyebaran covid 19 ini, tentunya dalam hal ini disiplin masyarakat sangat diperlukan,mulai rajin mencuci tangan, memakai masker dan lainnya,.

Kembali ke acara resepsi pernikahan yang diadakan pada hari Sabtu 12/12/20 itu,jika dalam hal ini bila tidak ada tindakan dan teguran dari aparat terkait,maka bisa jadi akan menimbulkan rasa cemburu sosial,kenapa demikian disamping acara itu tidak ada ijin dari Polsek setempat,warga lain yang akan mempunyai hajat yang sama pasti minta hak yang sama yakni menginginkan hal yang serupa yakni acara yang meriah,maka kalau sudah demikian akan sia-sia kerja keras para relawan dan satgas gugus covid 19 dan juga tentunya ini sudah melanggar peraturan pemerintah terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Masyarakat berharap dalam hal ini satgas gugus covid 19 dapat menjalankan fungsinya secara tegas,bila mengacu penerapan hukum lainya berkaitan dengan protokol kesehatan oleh para pelanggar dapat merujuk kepada Undang – undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan Undang – undang 6 Tahun 2018 tentang karatina kesehatan, dan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Dengan dasar Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19,Ada pada pasal 218 dimana pasal tersebut menyebut barang siapa pada rakyat datang dan berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua Minggu.

Semoga kejadian hal serupa tidak terjadi lagi mengingat situasi pada saat ini masih sangat riskan bila tidak ada kesadaran dari semuanya, covid 19 memang bisa disebut wabah internasional,tapi bila tidak dilawan dari diri masing-masing sangat mustahil bila bisa hilang hanya dengan mengandalkan program dan pengangulangan yang dilakukan pemerintah saat ini,maka dari itu mari kita jaga dan lawan wabah covid 19 dengan rajin berolah raga,rajin mencuci tangan,dan selalu memakai masker bila bepergian (bersambung) (Bdet)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *